Berita
Kartu Pra Kerja, Jokowi: Bukan Untuk Pengangguran
Mereka yang sedang mencari pekerjaan.
AKTUALITAS.ID – Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas terkait program Kartu Pra Kerja. Program ini di masyarakat luas, isunya menjadi pemerintah akan menggaji pengangguran.
Dalam pembukaan rapat kabinet di Kantor Presiden, Jokowi mengatakan bahwa narasi yang berkembang luas di masyarakat tersebut tidaklah benar.
“Ini penting kita sampaikan karena muncul narasi seolah-olah pemerintah akan menggaji pengangguran. Tidak, itu keliru,” tegas Jokowi, Selasa (10/12).
Dia menegaskan kartu pra kerja tersebut adalah untuk alokasi bagi anak bangsa yang berusia 18 tahun. Mereka yang sedang mencari pekerjaan. Bukan yang pengangguran.
“Tidak sedang dalam pendidikan formal, atau pekerja aktif yang terkena PHK yang membutuhkan peningkatan kompetensi,” lanjut Jokowi.
Kartu pra kerja merupakan program kampanye Jokowi pada Pilpres 2019 lalu. Namun, program ini kemudian ditangkap oleh sejumlah pihak sebagai cara pemerintah untuk menggaji pengangguran. Jokowi mengatakan fokus kartu pra kerja tersebut adalah dalam rangka mempersiapkan angkatan kerja.
Yakni mereka yang fokus sebagai pekerja atau justru yang ingin sebagai pengusaha atau entrepreneur. Fokus kedua dari pemberian kartu pra kerja, jelas Jokowi, adalah dalam rangka meningkatkan kemampuan pekerja terutama mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja atau PHK.
“Meningkatkan keterampilan pekerja PHK melalui upskilling dan reskilling agar semakin produktif dan berdaya saing,” kata Jokowi.
-
PAPUA TENGAH14/05/2026 16:00 WIBTimika Jadi Tuan Rumah Perdana Miss Bintang Indonesia Papua Tengah & Maluku
-
RAGAM14/05/2026 19:30 WIBDiundang NASA, Siswa Kelas 5 SD Asal Temanggung Mendunia
-
JABODETABEK14/05/2026 20:00 WIBDiduga Usai Lecehkan Siswi SD, Warga Geruduk Rumah Tukang Rujak
-
RAGAM14/05/2026 09:30 WIBIlmuwan Ungkap Benua Afrika Sedang Pecah
-
POLITIK14/05/2026 10:00 WIBPSI Ingatkan Ade Jangan Campuri Urusan Internal
-
JABODETABEK14/05/2026 10:30 WIBBMKG: Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem 5 Hari
-
DUNIA14/05/2026 12:00 WIBPentagon Akui Ongkos Perang Iran Bengkak Gila-gilaan
-
NASIONAL14/05/2026 17:30 WIBJaksa: Ada Skema Kejahatan Kerah Putih Dalam Kasus Nadiem Makarim

















