OTOTEK
Maret 2026, Produksi dan Penjualan Otomotif China Meningkat Tajam
AKTUALITAS.ID – Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM) mencatat produksi otomotif China mencapai 2,92 juta unit pada Maret 2026.
Sementara, penjualan tercatat sebesar 2,9 juta unit, masing-masing melonjak 74,4 persen dan 60,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menurut .
Data industri yang dirilis pada Jumat (10/4/2026) menunjukkan bahwa produksi dan penjualan mobil di China mencatatkan kenaikan tajam pada Maret 2026 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Produksi dan penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) China masing-masing mencapai 1,23 juta unit dan 1,25 juta unit.
Pada kuartal pertama (Q1) 2026, output otomotif China mencapai 7,04 juta unit dan penjualan mencapai 7,05 juta unit.
Pada periode yang sama, produksi dan penjualan NEV China masing-masing mencapai 2,97 juta unit dan 2,96 juta unit.
Ke depan memasuki kuartal kedua (Q2), dampak kebijakan seperti pembaruan peralatan berskala besar dan program tukar tambah (trade-in) barang konsumsi akan terus terasa.
Wakil Sekretaris Jenderal CAAM Chen Shihua mengatakan di saat yang sama, pameran otomotif Beijing akan diramaikan dengan gelombang peluncuran model-model baru, yang membantu menjaga momentum pasar sekaligus mendorong konsumsi kendaraan.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL06/11/2026 06:00 WIBAksi Seribu Lilin, LPI DesakBongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 05:00 WIBDKPP Resmi Lantik 228 Pengawas Etik Pemilu se-Indonesia
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara
















