DUNIA
Dua Kapal Sipil yang Sedang Menuju Iran, Diserang Tentara Amerika Serikat
AKTUALITAS.ID – Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan Iran telah menembaki kapal perang AS dan kapal komersial, sehingga Amerika membalas tembakan dan menghancurkan kapal-kapal kecil milik Iran.
Namun kemudian, stasiun televisi milik Pemerintah Iran, IRIB, mengutip sumber militer senior setempat yang menyebut pernyataan Amerika itu tidak benar.
Pasukan bersenjata Amerika Serikat melepaskan tembakan terhadap dua kapal sipil yang sedang mengangkut barang dari Khasab, Oman, menuju Iran hingga menewaskan lima orang, menurut kantor berita Iran, Tasnim News Agency, Selasa (5/5/2026).
Laporan tersebut menyatakan bahwa peristiwa itu digambarkan oleh Amerika sebagai operasi yang sukses terhadap kapal-kapal bersenjata Iran.
Pada Minggu (3/5), Presiden AS Donald Trump mengumumkan Project Freedom, sebuah operasi membantu kapal-kapal yang terhambat di Selat Hormuz untuk meninggalkan kawasan itu.
CENTCOM menyatakan dukungan militer AS untuk operasi tersebut mencakup kapal rudal perusak dengan pemandu, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, sistem nirawak multi-domain, serta 15.000 personel militer. Operasi militer itu dimulai Senin pagi.
IRIB kemudian melaporkan militer Iran mencegah kapal Amerika melintasi Selat Hormuz dengan menghantam sebuah kapal perang menggunakan dua rudal. Namun, klaim Iran itu dibantah CENTCOM.
Trump juga mengancam Iran dengan konsekuensi menghancurkan apabila Teheran berupaya menyerang kapal-kapal Amerika di dekat Selat Hormuz.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA14/10/2026 11:30 WIBGunung Semeru Erupsi Lagi
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
EKBIS14/10/2026 15:30 WIBHashim Ungkap Rencana HP dan Rekening Digital Gratis
-
DUNIA14/10/2026 12:00 WIBMBS Tak Mau Israel Ikut Campur Perang Yaman
-
POLITIK14/10/2026 20:00 WIBPKS: Wajar Jika Publik Menuntut Kejelasan soal Gibran

















