NUSANTARA
Seorang Anggota Satgas Operasi Damai Cartenz Gugur Ditembak OTK di Yahukimo
AKTUALITAS.ID – Duka menyelimuti jajaran Satgas Operasi Damai Cartenz setelah salah seorang personelnya, Brigpol Fredi Lukas Awes, gugur saat menjalankan tugas pengamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Dekai, pada Senin (20/7/2026) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya personel yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Faizal dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan aparat akan mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum.
“Kami memastikan peristiwa ini akan ditangani secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Andri Alam, menjelaskan Brigpol Fredi merupakan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah Yahukimo.
Korban ditemukan sekitar pukul 23.30 WIT dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan medis sebelum diterbangkan ke Jayapura dan disemayamkan di rumah duka.
Menurut Andri, tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan BKO Brimob Yon B Polda Papua telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku maupun motif di balik penyerangan tersebut.
“Kami berkomitmen mengungkap secara menyeluruh pelaku maupun motif dalam peristiwa ini. Seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” kata Andri.
Peristiwa ini menambah daftar anggota aparat yang gugur saat menjalankan tugas di wilayah Papua. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengumumkan identitas pelaku maupun latar belakang penyerangan, dan penyelidikan masih terus berlangsung. (Kusuma/Mun)
-
EKBIS07/09/2026 09:45 WIBIHSG Sempat Naik, Lalu Terjun ke Zona Merah
-
NASIONAL07/09/2026 06:00 WIBAnak Krakatau Erupsi, Menhub Beri Perintah Tegas ke Operator Kapal Merak
-
JABODETABEK07/09/2026 05:30 WIBJakarta Diguyur Cuaca Cerah Menyengat Awal Pekan
-
NASIONAL07/09/2026 09:00 WIBPVMBG: Penurunan Seismik Bukan Tanda Anak Krakatau Mereda
-
JABODETABEK07/09/2026 09:15 WIBHari Ini 12 Perjalanan KRL Bogor Tak Beroperasi
-
NASIONAL07/09/2026 10:00 WIBMenteri Jumhur Instruksikan Daerah Amankan Air Bersih dari Abu Vulkanik
-
NASIONAL07/09/2026 11:00 WIBWaka MPR: Warga Harus Terlindungi dari Dampak Abu Krakatau
-
NUSANTARA07/09/2026 07:30 WIBBahaya Hujan Abu Krakatau, Seluruh Siswa di Serang Terpaksa Belajar dari Rumah

















