Connect with us

JABODETABEK

Terduga Pelaku Mutilasi Depok Dibekuk Saat Kabur

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Misteri penemuan jasad pria tanpa kedua kaki di sebuah lahan kosong kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, mulai menemukan titik terang. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial SA yang diduga terlibat dalam pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban.

Terduga pelaku diamankan saat diduga berusaha melarikan diri di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

“Pelaku sudah ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika.

Menurut Dimitri, hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap SA untuk mengungkap motif dugaan pembunuhan, kronologi kejadian, serta hubungan antara terduga pelaku dengan korban.

BACA JUGA  PMJ Capai 50.129 Warga untuk Vaksinasi Boster

“Masih pendalaman,” ujarnya singkat.

Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga Depok setelah jasad seorang pria ditemukan di dalam karung beras yang dibungkus plastik hitam di sebuah lahan kosong pada Selasa (4/8/2026).

Penemuan tersebut bermula ketika seorang warga melihat sebuah karung di lokasi sejak beberapa hari sebelumnya dan mengira isinya hanya tumpukan sampah.

Namun ketika karung hendak dibakar, plastik pembungkus meleleh dan memperlihatkan bagian tubuh manusia di dalamnya.

“Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Tim Inafis Polres Metro Depok bersama personel Polsek Pancoran Mas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA  Polisi Selidiki Motif Kematian Satu Keluarga di Ciputat, Isu Pinjol Muncul ke Permukaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangannya terikat kain putih, serta kehilangan kedua kaki mulai dari pangkal paha. Polisi juga menemukan luka terbuka pada bagian leher sebelum jenazah dimasukkan ke dalam karung.

Temuan tersebut membuat polisi menduga korban merupakan korban pembunuhan disertai mutilasi. Namun, motif dugaan pembunuhan maupun kronologi lengkap kejadian masih dalam penyidikan.

Hingga saat ini, polisi belum mengungkap identitas korban maupun hasil pemeriksaan terhadap SA secara rinci. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa sebelum menentukan konstruksi lengkap perkara. (Firman/Mun)

TRENDING