Connect with us

POLITIK

Prabowo Bongkar Sikap Demokrat Saat Tak Berkuasa

Aktualitas.id -

Presiden Prabowo Subianto, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Presiden Prabowo Subianto melempar pujian telak untuk Partai Demokrat. Di hadapan SBY dan kader bintang mercy, Prabowo menyebut Demokrat sebagai contoh partai yang berpolitik santun, bahkan saat tersingkir dari kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (10/9/2026), malam.

“Pernah di puncak, pernah tidak puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak. Tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci maki, Partai Demokrat tidak ‘bakar-bakar’,” kata Prabowo.

Sindirannya halus tapi tajam. Di tengah politik yang gemar membakar isu dan memaki lawan, Demokrat dinilai Prabowo tetap dewasa.

Prabowo juga membuka kartu kesamaan dirinya dengan SBY. Dua-duanya tentara, dua-duanya bangun partai dari nol, dua-duanya pernah kalah, dan dua-duanya akhirnya sampai ke Istana.

BACA JUGA  FOTO: Survei LSI Denny JA, Prabowo Unggul dari Ganjar dan Anies

Ia bahkan blak-blakan soal kekalahannya di Pilpres 2009, 2014, dan 2019. Bukan untuk meratapi, tapi untuk menegaskan: kalah itu bagian dari demokrasi.

“Ini demokrasi Indonesia. Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang tidak enak untuk disampaikan. Tapi tetap kita rukun, bersahabat, berkeluarga,” tegasnya.

Pesan persatuan itu menjadi kunci. Bagi Prabowo, beda warna politik bukan alasan untuk bakar jembatan persahabatan.

Di akhir pidato, Prabowo memberi penghormatan khusus. Ia berterima kasih atas dukungan Demokrat di Pilpres 2019 dan 2024, dan mengenang saat SBY turun gunung langsung kampanye untuk dirinya.

“Karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama,” pungkasnya. (Bowo/Mun)

BACA JUGA  Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siapkan Tiga Agenda Utama Kesejahteraan Buruh

TRENDING