Connect with us

NUSANTARA

Udara Palangka Raya Masuk Zona Berbahaya

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kini tengah menghirup udara “racun”. Wilayah ini resmi menyandang status sebagai pemilik kualitas udara terburuk di seluruh Indonesia setelah dikepung amukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak terkendali.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Jumat (18/9/2026) pukul 12.00 WIB, kualitas udara di Palangka Raya terjun bebas ke dalam Kategori Hitam alias Berbahaya.

Angka konsentrasi partikulat halus PM2.5 di wilayah ini melonjak hingga 990,5 $\mu g/m^3$. Angka ini jauh melampaui ambang batas minimal kategori berbahaya yang dipatok di atas 250,5 $\mu g/m^3$.

Kondisi serupa juga dikonfirmasi oleh lembaga pemantau kualitas udara global, IQAir. Pada pukul 13.00 WIB, polusi PM2.5 di Palangka Raya tercatat mencapai 606,2 $\mu g/m^3$—sebuah angka mengerikan yang melesat hingga 121,2 kali lipat dari nilai panduan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Jakarta, 17 Januari 2025: Hujan Menyapa Jakarta Selatan

Polutan jenis PM2.5 memiliki ukuran yang sangat mikroskopis (kurang dari 2.5 mikron). Ukuran sekecil inilah yang menjadi ancaman paling mematikan bagi tubuh manusia karena partikel beracun tersebut mampu lolos dari saringan pernapasan dan langsung terserap ke dalam aliran darah saat dihirup.

Ledakan polutan ekstrem ini tidak terjadi begitu saja. Berdasarkan dashboard informasi penanganan karhutla Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) per Kamis (17/9/2026), sebanyak 63 titik api masih membara di wilayah Kalimantan Tengah. Tercatat seluas 115,4 hektare lahan hangus terbakar hanya dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Dengan status udara kategori hitam yang mengancam nyawa ini, warga diimbau untuk tidak keluar rumah tanpa perlindungan pernapasan yang memadai demi menghindari bencana kesehatan jangka panjang. (Irawan/Mun)

BACA JUGA  Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini

TRENDING