Connect with us

NUSANTARA

Erupsi 29 Kali, Gunung Semeru Siaga Level III

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas..id - ai

AKTUALITAS.ID – Gunung Semeru kembali menebar teror nyata. Gunung api tertinggi di Pulau Jawa ini terus bergejolak dan mencatatkan aktivitas vulkanik yang mengerikan. Hingga Kamis (29/10/2026), status Semeru masih terkunci di Level III alias Siaga, dengan rentetan gempa letusan yang tak kunjung mereda.

Hanya dalam kurun waktu enam jam, sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB pagi ini, Semeru sudah “batuk-batuk” mengeluarkan 29 kali gempa letusan atau erupsi.

“Dalam pengamatan Kamis selama enam jam, tercatat sebanyak 29 kali gempa letusan dengan amplitudo 12-24 mm,” ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, Kamis (29/10/2026).

Aktivitas mengerikan ini tak hanya berhenti pada letusan. Alat pemantau juga merekam dua gempa embusan, tiga gempa harmonik, hingga satu gempa guguran. Bahkan, sehari sebelumnya pada Rabu (28/10), Semeru sukses memuntahkan 79 kali gempa letusan dan mencatatkan getaran banjir selama 1.500 detik.

BACA JUGA  PVMBG: Longsor Sumedang Disebabkan Pergerakan Tanah dan Curah Hujan Tinggi

Tiga kali erupsi kasat mata juga terjadi berturut-turut pada Kamis dini hari hingga pagi (pukul 00.14, 05.10, dan 06.00 WIB), melemparkan kolom abu tebal setinggi 300 meter ke udara.

Melihat amukan alam ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan peringatan keras. Masyarakat dilarang keras menginjakkan kaki di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari pusat kawah.

Tidak hanya itu, warga juga diharamkan beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan demi menghindari sapuan maut perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa menyapu hingga 17 kilometer.

“Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tegas Liswanto.

BACA JUGA  Gunung Semeru Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada

Ancaman mematikan berupa awan panas guguran, lava, dan lahar dingin kini mengintai setiap lembah sungai yang berhulu di puncak Semeru. Warga yang berada di sekitar Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat dituntut untu (Kusuma/Mun)

TRENDING