Connect with us

DUNIA

Demokrat Sapu Bersih Kongres AS

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Pemilu sela Amerika Serikat mulai menunjukkan sinyal bahaya bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik. Partai Demokrat mencatat kemenangan awal yang signifikan dengan merebut sejumlah kursi penting DPR dan Senat, sekaligus membuka peluang besar menguasai kembali Kongres AS.

Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan Demokrat berhasil mengambil alih setidaknya satu kursi Senat yang sebelumnya dikuasai Partai Republik. Tak hanya itu, partai berlambang keledai tersebut juga mencetak terobosan di sejumlah daerah pemilihan yang selama ini dikenal sebagai basis kuat kubu konservatif.

Kemenangan awal ini semakin memperkuat indikasi bahwa Trump tengah menghadapi ujian politik terbesar di masa jabatan keduanya.

Pemilu sela kali ini dipandang sebagai referendum publik terhadap berbagai kebijakan kontroversial Trump, mulai dari persoalan biaya hidup, tarif perdagangan, hingga kebijakan luar negeri dan konflik dengan Iran yang dituding ikut memicu kenaikan harga energi.

BACA JUGA  Protes Ribuan Orang di Washington Jelang Pidato Netanyahu

Salah satu hasil paling mengejutkan datang dari North Carolina. Partai Demokrat berhasil merebut kursi DPR yang sebelumnya dikuasai Republik di negara bagian yang selama ini dikenal sebagai wilayah ramah bagi Trump.

Tidak berhenti di sana, mantan Gubernur North Carolina Roy Cooper juga mencatat kemenangan penting setelah mengalahkan kandidat Republik Michael Whatley yang merupakan tokoh pilihan langsung Donald Trump.

Kemenangan Cooper menjadi pukulan keras bagi Partai Republik karena North Carolina selama tiga pemilu presiden terakhir konsisten memberikan kemenangan kepada Trump.

Di Senat, Demokrat juga sukses mempertahankan sejumlah kursi strategis. Senator petahana Jon Ossoff memenangkan pertarungan penting di Georgia dan menjaga kursi yang menjadi salah satu target utama Partai Republik.

BACA JUGA  Partai Republik Kuasai Kongres AS: Menang di DPR dan Senat, Trump Siap Dukung Agenda Baru

Sementara di New Hampshire, kandidat Demokrat Chris Pappas berhasil mencatat sejarah baru setelah memenangkan kursi Senat yang kosong dan menjadi pria gay pertama yang terpilih sebagai Senator Amerika Serikat.

Gelombang kemenangan Demokrat juga terasa dalam pemilihan gubernur. Keisha Lance Bottoms diproyeksikan memenangkan kursi Gubernur Georgia, mengakhiri dominasi Partai Republik selama lebih dari dua dekade di negara bagian tersebut.

Meski demikian, kubu Republik belum sepenuhnya tumbang. Di Florida, kandidat yang didukung Trump, Byron Donalds, berhasil merebut jabatan gubernur dan mencatat sejarah sebagai gubernur kulit hitam pertama di negara bagian itu. Partai Republik juga berhasil mempertahankan kursi Senat Florida melalui Ashley Moody.

BACA JUGA  Trump Terpojok! Demokrat Diramal Sapu Bersih Pemilu Sela AS

Namun secara keseluruhan, hasil awal pemilu menunjukkan momentum mulai bergeser ke arah Demokrat. Dengan komposisi sebelumnya 53 kursi Senat dikuasai Republik dan 47 kursi berada di tangan Demokrat, setiap kemenangan tambahan menjadi sangat menentukan dalam perebutan mayoritas.

Persaingan di DPR bahkan lebih ketat. Demokrat hanya membutuhkan tambahan beberapa kursi lagi untuk mengambil alih kendali majelis tersebut dari Partai Republik.

Melihat perkembangan tersebut, Pemimpin Demokrat di DPR Hakeem Jeffries menyebut Amerika Serikat sedang berada di ambang perubahan politik besar.

Jika tren kemenangan ini berlanjut hingga penghitungan suara selesai, Partai Demokrat berpeluang mencetak salah satu kebangkitan politik terbesar dalam satu dekade terakhir sekaligus menghadirkan tantangan serius bagi sisa masa pemerintahan Donald Trump. (Mun)

TRENDING