NASIONAL
JK: UU ITE Bukan Untungkan Kepentingan Kekuasaan
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) membantah anggapan sejumlah pihak yang menilai Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) banyak disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan. Menurut JK, banyak juga kasus yang terjadi karena pasal di UU ITE, adalah kasus menyangkut orang per orang. Karena itu, JK menilai pasal di UU ITE bisa mengancam semua […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) membantah anggapan sejumlah pihak yang menilai Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) banyak disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan. Menurut JK, banyak juga kasus yang terjadi karena pasal di UU ITE, adalah kasus menyangkut orang per orang.
Karena itu, JK menilai pasal di UU ITE bisa mengancam semua orang jika ada pihak berkepentingan yang merasa dirugikan.”Ada orang dengan orang, jadi kapan kekuasaan? tidak. Justru ada orang merasa dirinya dikenai, dirugikan, dia bisa melapor dan sama-sama, bukan pemerintah kan. Bukan kekuasaan, orang. Saya juga pernah, ya saya juga ke pengadilan,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (6/2).
JK juga menanggapi tudingan banyaknya pasal karet dalam UU ITE. Menurut JK, ranah hukum yang harus menafsirkan pasal-pasal UU ITE agar tak menjadi pasal karet.
-
FOTO22/06/2026 20:05 WIBFOTO: Pemusnahan Pakaian Bermerk Palsu Senilai Hampir Rp. 1 Miliar
-
RAGAM22/06/2026 18:30 WIBIni 5 Rekomendasi Sepatu Nike Terjangkau untuk Lari
-
OLAHRAGA23/06/2026 03:00 WIBInggris vs Ghana: Misi Lolos Grup L Piala Dunia 2026
-
POLITIK22/06/2026 18:00 WIBMeski Gaet Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Jadi Partai Gurem
-
POLITIK22/06/2026 20:06 WIBBajak Kader dari Partai Lain, PSI Dinilai Krisis Figur
-
RAGAM22/06/2026 19:45 WIBPersaingan SD Negeri dan Biaya Swasta Bikin Orang Tua Serba Salah
-
POLITIK22/06/2026 20:35 WIBPengamat Sebut Struktur Ketua Harian PSI Bukti Adanya Ketidakseimbangan dalam Manajemen Partai
-
NASIONAL23/06/2026 08:30 WIBKetua BEM FH UBK Ngaku Terima Rp 20 Juta dari Oknum Polisi Jelang Demo

















