Berita
Bos Pelayaran Tewas Ditembak, Polisi: Tak Ada Peluru yang Bersarang di Tubuh Korban
AKTUALITAS.ID – Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku penembakan bos pelayaran, Sugiarto (51) diduga sudah berada di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sejak pagi hari sebelum beraksi. Namun, pelaku sulit diketahui karena pakai masker. “Tentunya kita nanti akan melakukan penggambaran. Karena kita kebetulan saat ini sedang situasi pandemi Covid-19 […]
AKTUALITAS.ID – Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku penembakan bos pelayaran, Sugiarto (51) diduga sudah berada di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sejak pagi hari sebelum beraksi. Namun, pelaku sulit diketahui karena pakai masker.
“Tentunya kita nanti akan melakukan penggambaran. Karena kita kebetulan saat ini sedang situasi pandemi Covid-19 di mana setiap orang diwajibkan untuk memakai masker sama seperti kita. Jadi pelaku pun sudah berada di sini, sehingga lama istilahnya dari pagi mungkin. Itu pun mereka pakai masker. Kita akan dalami lebih lanjut,” kata di lokasi saat melakukan oleh TKP, Jumat (14/8).
Katanya, ada lima selongsong dan satu proyektil ditemukan di lokasi. Namun, Budhi menegaskan, tak ada peluru yang bersarang di tubuh korban.
“Dan alhamdulillah tadi kami sudah menemukan satu proyektil yang memang diduga berasal dari senjata yang ditembakan oleh pelaku. Dan juga kami ada satu tambahan selongsong lagi yang kami temukan. Jadi total ada lima selongsong dan satu proyektil yang kita temukan,” jelasnya.
“Kalau yang bersarang di tubuh korban justru nggak ada. Tapi ada tiga lubang atau pun tiga perkenaan yang ada di tubuh korban. Yakni ada di punggung di pipi dan di dada,” katanya.
Atas penemuan itu, Budhi mengaku tak tahu apakah ada tembakan yang meleset. Hal ini, lanjutnya, akan terbukti dalam pemeriksaan lebih lanjut.
“Kita belum tahu apakah itu yang kita temukan meleset atau yang tembus. Nanti akan diuji balistik semuanya. Kalau diuji ini diperiksa dengan alat yang lebih teliti mikroskop atau apa mungkin akan ada bedanya. Kalau dengan kasat mata mungkin belum bisa perkirakan,” pungkasnya.
-
POLITIK02/06/2026 16:30 WIBPolemik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Pengamat: Presiden Harus Contohkan Efisiensi
-
NASIONAL02/06/2026 12:15 WIBTan Malaka: Bapak Republik yang Bermimpi Indonesia Merdeka 100 Persen
-
NUSANTARA02/06/2026 06:30 WIBPengedar Sabu di Serang Ditangkap Saat Santai di Rumah
-
JABODETABEK02/06/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Didominasi Awan Tebal Selasa Ini
-
POLITIK02/06/2026 19:16 WIBPengamat Kritik Respons Teddy ke Dino Patti Djalal: Lebih Baik Jadi Ajudan
-
NASIONAL02/06/2026 06:00 WIBMama Sinta Bantah Naik Jet Pribadi ke Jakarta
-
NASIONAL02/06/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: RUU Satu Data Indonesia Kunci Subsidi Tepat Sasaran
-
JABODETABEK02/06/2026 08:30 WIBNgeri! Pemulung Tewas Tertabrak KRL di Bogor

















