Berita
Polisi Ungkap Bisnis Pijat Plus-Plus Gay
Pelaku ditangkap menyusul laporan tentang unggahannya di medsos.
AKTUALITAS.ID – Polres Tasikmalaya Kota mengungkap adanya dugaan bisnis pijat plus-plus sesama jenis di Kota Tasikmalaya. Satu orang lelaki berinisial ADH (26 tahun) telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminial (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro mengatakan, penangkapan itu didasari adanya laporan warga terkait unggahan tersangka di media sosial. Dalam unggahan itu, terdapat layanan pijat plus-plus dengan foto dua lelaki.
Setelah mendalami kasus itu, polisi akhirnya menangkap tersangka di kediamannya di wilayah Cihideung Kota Tasikmalaya. “Statusnya sekarang sudah tersangka dan penyelidikan terus dilakukan,” kata dia di Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (21/8/2019).
Dadang mengatakan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa telepon pintar dan tangkapan layar unggahan tersangka di media sosial. Barang bukti itu akan digunakan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
Meski baru terdapat satu orang tersangka, tak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Pasalnya, polisi masih terus melakukan pengembangan. “Tetap kita dalami kemungkinan ada tersangka lain,” kata dia.
Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka sudah melakukan kegiatannya dalam dua bulan terakhir. Menurut dia, tersangka diduga menawarkan layanan pijat plus-plus kepada sesama jenis. “Semua laki-laki,” kata dia.
-
NASIONAL06/11/2026 06:00 WIBAksi Seribu Lilin, LPI DesakBongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 05:00 WIBDKPP Resmi Lantik 228 Pengawas Etik Pemilu se-Indonesia
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara
















