Berita
Menhan Prabowo Tegaskan akan Gunakan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta
The concept of the total people war,”
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan akan menggunakan sistem pertahanan rakyat semesta. Menurutnya, sistem pertahanan tersebut masih berlaku hingga kini.
“Terus terang pertahanan kita selama ini, secara sejarah dan saya kira sampai sekarang berlaku, dan mungkin kita akan teruskan, adalah bahwa pertahanan kita harus mendasarkan dan kita gunakan adalah pertahanan rakyat semesta,” kata Prabowo dalam rapat bersama komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, (11/11).
Ia menyadari kekuatan teknologi Indonesia tak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain. Tapi pertahanan Indonesia didasarkan pada konsep pertahanan rakyat.
“Pertahanan kita yang berdasarkan pemikiran, konsep pertahanan rakyat, semesta perang. Kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, perang yang akan kita laksanakan adalah perang rakyat semesta. The concept of the total people war,” kata Prabowo.
Menurutnya, hal itu menjadi doktrin Indonesia selama ini. Lahir dari sejarah Indonesia, setiap warga negara berhak dan wajib ikut bela negara.
“Jadi mungkin kita bisa dihancurkan prasarana kita. Tapi saya yakin bahwa Indonesia tidak mungkin diduduki bangsa lain, karena seluruh rakyat akan menjadi komponen pertahanan negara,” kata Prabowo.
-
POLITIK01/07/2026 11:30 WIBPDIP Minta BGN Bongkar Keterlibatan Kader dalam Program MBG
-
OTOTEK01/07/2026 11:00 WIBPersaingan Makin Gila, Influencer Terancam Kehilangan Cuan Besar
-
JABODETABEK01/07/2026 06:30 WIBHUT Bhayangkara ke-80, SIM Keliling Hadir di 5 Titik Jakarta
-
EKBIS01/07/2026 07:16 WIBKabar Gembira! Pertamax Turbo Kini Lebih Murah
-
NASIONAL01/07/2026 10:00 WIBWaka MPR: Sangat Tepat Langkah Prabowo Selamatkan Industri Nasional
-
NASIONAL01/07/2026 13:00 WIBNama Mufli Viral, Daftar Komisaris Krakatau Posco Menghilang dari Situs Resmi
-
NASIONAL01/07/2026 14:00 WIBJejak Panjang Polri! Dari Pasukan Gajah Mada hingga Penjaga NKRI
-
NUSANTARA30/06/2026 23:30 WIBHerman Deru Tinjau Dermaga Kelapa Musi II, Ekspor Kelapa Sumsel Tembus Tiga Negara

















