Berita
Sesi Pembukaan IHSG Melemah di Level 6.177
memerah di level 6.177
AKTUALITAS.ID Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka memerah di level 6.177 pada pembukaan perdagangan Rabu (13/11). Posisi itu melemah 3 poin atau 0,05 persen, dibanding penutupan perdagangan Selasa 12 November 2019 di level 6.180.
Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan, selain masih tercatatnya aliran modal asing yang masuk, ada sejumlah faktor lain yang diprediksi akan turut menyokong sentimen positif bagi IHSG.
“Seperti stabilnya fundamental perekonomian, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang relatif stabil hingga saat ini,” kata William, Rabu (13/11).
Menurut pantauannya, pola uptrend pada pergerakan IHSG juga masih terlihat. Baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.
“Dan hal itu juga turut memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG,” ujarnya.
Secara teknikal, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.120,06 hingga 6.086,00.
“Sementara resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.217,55 hingga 6.274,29,” kata Nafan.
Berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI mulai bergerak ke atas di area netral.
“Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujarnya.
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
POLITIK04/07/2026 20:30 WIBRUU Pemilu, DPR akan Temui Ormas dan Partai Non-Parlemen
-
NUSANTARA04/07/2026 22:00 WIBAkses Warga Kembali Normal Usai BNPB Bangun Jembatan Darurat di Temanggung
-
NASIONAL04/07/2026 19:30 WIBViral Klaim Ongkos Berobat, BPJS Kesehatan Tegaskan Hoaks
-
NASIONAL04/07/2026 20:00 WIBWartawan Senior PWI Pusat Diapari Sibatangkayu Tutup Usia
-
EKBIS04/07/2026 21:00 WIBHarga Telur Anjlok, Peternak Unggas Minta Intervensi Pemerintah
-
Berita05/07/2026 06:00 WIBPKB Usul Revisi UU Pilkada Usai Rentetan OTT KPK
-
NASIONAL04/07/2026 18:00 WIBMUI: HAM Tak Boleh Jadi Alasan Pembenaran Korupsi dan LGBT

















