Berita
Masa Jabatan Presiden Tiga Periode,PPP: Belum Urgent
“Pilpres kembali MPR, saya rasa itu belum urgent.
AKTUALITAS.ID – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ade Irfan Pulungan menyatakan usulan masa jabatan presiden tiga periode dan pemilihan presiden dikembalikan ke MPR belum mendesak untuk dilakukan saat ini.
“Pilpres kembali MPR, saya rasa itu belum urgent. Masa jabatan tiga periode belum urgent,” kata Irfan saat diskusi dengan tema Membaca Arah Amandemen UUD 1945 di kawasan Gondangdia, Jakarta, Sabtu (30/11).
Bahkan, Irfan mengungkapkan Presiden Jokowi menolak dua wacana tersebut. Sehingga hal tersebut juga tak perlu dipaksakan oleh MPR untuk melakukan amandemen UUD 1945.
“Jokowi sudah katakan bahwa dia produk pemilihan langsung. Yang jadi persoalan bagaimana memberi pemahaman publik, memberi pendidikan politik yang benar,” ujarnya.
Irfan menganggap wacana yang ada saat ini tidak tepat di era demokrasi hari ini. Hal itu juga memperlihatkan ketidaksiapan yang memunculkan wacana untuk berdemokrasi.
“Saya melihat wacana (yang berkembang) hari ini menandakan kita tidak siap dengan konsep demokrasi yang kuat dan menyentuh rakyat,” jelasnya.
Menurutnya wacana presiden tiga periode dan pemilihan presiden oleh MPR menjadi sebuah paradoks ketika wacana amandemen UUD 1945 mengarah pada kekuasaan tertinggi di republik ini.
“Kita menganggap mekanisme pemilihan di era Orde Baru lebih baik karena sistem yang ada sekarang berujung pada cekcok, perdebatan hingga polarisasi tajam di masyarakat. Ini yang harus kita perbaiki ke depan,” katanya.
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
NASIONAL30/07/2026 15:00 WIBPrabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
-
POLITIK31/07/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu: DKPP Naik Kelas Demi Jaga Integritas Pemilu
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong
-
POLITIK31/07/2026 06:00 WIBPengamat Minta Publik Tak Terlalu Reaktif Survei Dedi Salip Prabowo
-
NUSANTARA30/07/2026 14:30 WIBPakar Hukum: Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim dalam Perkara Lahan Transmigrasi Kukar
-
POLITIK30/07/2026 16:30 WIBKepuasan Publik Turun, Mardani Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet

















