KLHK RI Apresiasi Pameran 30X30


Kasubdit P3D3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sasmita Nugroho. (Foto: Rengga Satria)

Pameran 30X30 diharapkan bisa menggugah orang banyak untuk lebih peduli lingkungan.

AKTUALITAS.ID – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui Kasubdit P3D3 KLHK, Sasmita Nugroho mengaku terkesan dengan pameran seni rupa 30X30 yang digelar di Marto Art Centre di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan pada Jumat (29/11/2019).

“ Saya saat melihat pameran tersebut cukup menarik karena ada (karya) yang bicara tentang konsumerisme. Bicara tentang lingkungan tidak bisa lepas dari apa yang kita konsumsi karena hal itu akan menimbulkan jejak ekologis terhadap bumi ini,” ungkap Sasmita kepada Aktualitas.id ,Senin (2/12/2019).

Selain itu, Sasmita juga berharap karya-karya tersebut mampu menggugah orang banyak untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan. Khususnya terkait pola konsumsi kita selama ini.

Disinggung terkait isu petaka 2030 yang menjadi benang merah pameran 30X30, Sasmita mengatakan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi hal itu. Salah satunya adalah dengan penanaman pohon di beberapa titik rawan seperti di pulau Kalimantan.

“Sejak UNFCCC, Konferensi Perubahan Iklim 2007 di Bali kita sudah melakukan upaya-upaya tersebut. Namun memang hal itu butuh waktu,” lanjutnya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menurut Sasmita juga berkomitmen penuh untuk mendukung upaya-upaya yang mampu membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Salah satunya seperti acara pameran 30X30 ini. Kami akan dukung dan berharap acara serupa bisa terus berlanjut di kemudian hari,” tutupnya.

Pameran 30X30 sendiri akan berlangsung hingga tanggal 7 Desember 2019. Selain pameran karya, pengunjung juga bisa menyaksikan diskusi tematik dengan judul “Satu Atap Seribu Wajah” pada tanggal 3 Desember dan bedah buku “Disrupsi” pada tanggal 6 Desember di Marto Art Centre. [Kiki Budi Hartawan]