Berita
Ketua Dekranasda Sumsel Inisiasi Lestarikan Warisan Budaya Khas Palembang
AKTUALITAS.ID – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru berinisiatif untuk melestarikan warisan budaya khas Palembang dengan segera membentuk kampung angkinan yang berlokasi di kawasan Jalan Mayor Zen Lorong Peternakan di (Palembang, Kamis, (2/07/2020) Sulam angkinan merupakan sulam khas Palembang dengan ciri khas benang emas dan warna warni yang biasa […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru berinisiatif untuk melestarikan warisan budaya khas Palembang dengan segera membentuk kampung angkinan yang berlokasi di kawasan Jalan Mayor Zen Lorong Peternakan di (Palembang, Kamis, (2/07/2020)
Sulam angkinan merupakan sulam khas Palembang dengan ciri khas benang emas dan warna warni yang biasa diaplikasikan pada pakaian adat Palembang dan sejumlah kerajinan kain khas Palembang.
Sulam ini telah ada sejak kerajaan Sriwijaya. Dulunya, teknik sulam ini hadir lantaran perempuan zaman kerajaan dipingit kala terjadi peperangan antarkerajaan. Kain beludru, benang emas, benang sulam, dan aneka jenis benang lain menjadi bahan utama pembuatan aksesoris rumah tangga kerajinan sulam angkinan.
“Saya ingin melestarikan warisan budaya ini. Selama ini yang kita tahu dan kenal luas hanya kain songket, padahal kita punya kain khas lain yaitu kain sulam angkinan”, ungkap Feby, dalam siaran persnya yang diterima aktualitas.id, Sabtu (4/07/2020).
Feby juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke pengrajin sulam angkinan, Abdul Kadir Muis. Menilik tingkat kerumitan dan ketekunan dalam proses pengerjaannya.
Menurutnya tak banyak yang tahu mengenai teknik sulam angkinan dan kurang populer di kalangan masyarakat jika dibandingkan kain songket yang lebih dikenal luas. Oleh karena itu Ia akan memperkenalkan sulam angkinan sekaligus mengangkat agar kain beludru dengan hiasan angkinan lebih dikenal masyarakat secara luas baik domestik, nasional hingga internasional.
“Saya melihat langsung bagaimana proses pembuatan kain sulam tersebut, juga untuk mengetahui kendala apa saja yang mungkin dihadapi pengrajin. Dan saya ingin memperkenalkan sulam angkinan bagi masyarakat,” tuturnya.
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
JABODETABEK07/07/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Hadir di 5 Lokasi
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
JABODETABEK07/07/2026 13:30 WIBLift Barang Roxy Makan Korban Jiwa
-
NASIONAL07/07/2026 16:00 WIBRUU Keaman Siber Beri Peran Penyidikan bagi TNI, Ini Kata Komisi I
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK

















