Berita
Sri Mulyani Didesak Pendemo Tolak Asing Caplok Bukopin
AKTUALITAS.ID – Kookmin Bank telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Bukopin Tbk. Bank asal Korea Selatan ini akan menyerap seluruh saham yang diterbitkan Bukopin. Hal ini justru memancing protes dari para pengurus induk koperasi di Indonesia. Mereka menolak Kookmin Bank mengakusisi Bank Bukopin, untuk itu siang […]
AKTUALITAS.ID – Kookmin Bank telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Bukopin Tbk. Bank asal Korea Selatan ini akan menyerap seluruh saham yang diterbitkan Bukopin.
Hal ini justru memancing protes dari para pengurus induk koperasi di Indonesia. Mereka menolak Kookmin Bank mengakusisi Bank Bukopin, untuk itu siang ini mereka akan melakukan aksi damai di depan Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.
“Bank Bukopin ini aset bangsa kita. Kita nggak mau aset bangsa digerogoti oleh asing. Hidup rakyat Indonesia! Tapi tak hidup ke perampok aset bangsa,” kata orator aksi, di depan Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2020).
“Kami mendesak Menteri Keuangan bisa bantu ambil alih lagi aset Bukopin dari asing,” tegasnya.
Orator mengatakan bahwa induk koperasi maupun nasabahnya banyak yang memiliki saham ataupun tabungan di Bukopin. Mereka tidak ingin bank Bukopin dikuasai asing.
“Akuisisi Bukopin sangat mengkhawatirkan. Tidak menutup kemungkinan saham Bukopin benar-benar hilang dan diambil seluruhnya oleh asing. Kita menolak akuisisi bank Bukopin,” ujarnya.
Sebelumnya, Bukopin sendiri sudah mendapatkan izin melakukan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) dengan penerbitan saham baru. Skemanya dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.
Berdasarkan persetujuan RUPSLB yang telah digelar Bukopin sebelumnya, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40% dari jumlah saham beredar saat ini.
Dengan rasio tersebut, maka setiap 5 saham lama akan mendapatkan 2 HMETD, kemudian 1 HMETD berhak untuk mendapatkan 1 saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp 180 per saham. Jika dikalikan jumlah saham baru dengan harga pelaksanaan itu maka dana yang akan dikantongi Bukopin nantinya sekitar Rp 838 miliar.
Kedua pemegang saham utama Bukopin, Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V. KB Kookmin Bank, sesuai dengan rencananya untuk menjadi pemegang saham pengendali dan telah menyatakan kesiapan menjadi Pembeli Siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
DUNIA25/09/2026 12:00 WIBIndonesia Walk Out! Netanyahu Sebut “Pengecut Moral”
-
OTOTEK25/09/2026 13:30 WIBBegini Cara Pakai 1 Nomor WhatsApp di 2 HP Sekaligus Tanpa Logout
-
EKBIS25/09/2026 10:00 WIBJebol! Rupiah Nyaris Sentuh Rp18.000 Per Dolar
-
POLITIK25/09/2026 11:00 WIBDasco Perintahkan Komisi III Sidak Lapas Cibinong
-
NASIONAL25/09/2026 14:00 WIBEks Staf Yaqut Bongkar Setoran 1 Juta Dolar AS ke Nusron Wahid
-
POLITIK25/09/2026 10:00 WIBTiket Capres Dirombak? PAN Warning Keras Golkar Soal Putusan MK
-
JABODETABEK25/09/2026 23:00 WIBGeger! Siswa Kelas VII Diduga Jadi Korban Kekerasan

















