Berita
Pimpinan Kelompok Militan Kashmir Ditembak Mati Pasukan India
Pasukan pemerintah India menembak mati pimpinan kelompok militan Kashmir pada Minggu, kata pihak berwenang pada Minggu. Pemimpin Hizbul Mujahidin, Saifullah Mir, juga dikenal dengan Musaib dan Doker Saib karena merawat militan yang terluka saat bertempur dengan pasukan India, tewas dalam pertempuran senjata di wilayah Rangreth, Srinagar, dekat bandara utara. Hal ini disampaikan kepolisian, dikutip dari […]
Pasukan pemerintah India menembak mati pimpinan kelompok militan Kashmir pada Minggu, kata pihak berwenang pada Minggu.
Pemimpin Hizbul Mujahidin, Saifullah Mir, juga dikenal dengan Musaib dan Doker Saib karena merawat militan yang terluka saat bertempur dengan pasukan India, tewas dalam pertempuran senjata di wilayah Rangreth, Srinagar, dekat bandara utara. Hal ini disampaikan kepolisian, dikutip dari Alarabiya, Senin (2/11).
Salah satu anggota kelompoknya ditangkap hidup-hidup.
Kelompok militan telah bertempur selama beberapa dekade untuk kemerdekaan Kashmir atau penyatuannya dengan Pakistan, dan mendapat dukungan dari luar negeri.
Sejak 1989, pertempuran kedua pihak telah menyebabkan puluhan ribu orang meninggal, terbanyak warga sipil.
“Militan terbunuh dalam pertempuran senjata adalah Kepala Komandan Operasional Mujahidin Dr Saifullah,” jelas Inspektur Jenderal Kepolisian Kashmir, Vijay Kumar kepada wartawan di lokasi pertempuran
“Ini benar-benar pencapaian besar,” lanjutnya.
Mir menggantikan mantan pemimpin Hizbul Mujahidin Riyaz Naikoo, yang tewas oleh pasukan pemerintah di lembah Kashmir selatan selama pertempuran senjata selama dua hari pada Mei lalu.
Mir (31), yang paling aktif di distrik selatan Kashmir, Pulwana, Kulgam, dan Shopian, mempelajari biologi dan bekerja sebagai teknisi sebelum bergabung dengan kelompok militan ini pada 2014, kata para pejabat.
Operasi pemberantasan pemberontak di Kashmir, di mana India menempatkan lebih dari 500.000 pasukan, meningkat sejak dimulai lockdown nasional pada Maret, di mana lebih dari 100 anggota militan terbunuh tahun ini.
-
RAGAM23/07/2026 15:30 WIBDokter Peringatkan 3 Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
-
NASIONAL23/07/2026 15:00 WIBResmi Jadi Kepala BGN, Sudaryono Kini Rangkap Tiga Jabatan
-
RIAU23/07/2026 12:00 WIBLAMR Bengkalis Perkuat Persatuan Lewat Gotong Royong Sambut Kenduri Adat
-
NASIONAL23/07/2026 16:00 WIBNanik S Deyang Bantah Isu Liar Mundur dari Kepala BGN, Sebut Dasco Paling Tahu
-
POLITIK23/07/2026 12:30 WIBPAN: Jangan Tafsirkan Posisi Duduk Prabowo-Gibran
-
NASIONAL23/07/2026 20:30 WIBAbraham Samad: Prabowo Harus Awasi Proses Hukum Dugaan Korupsi Febrie
-
NASIONAL23/07/2026 17:00 WIBKasus Febrie Adriansyah Jadi Pertaruhan Citra Kejagung
-
POLITIK23/07/2026 17:43 WIBGatot Nurmantyo Ingatkan Prabowo Waspadai “Echo Chamber” di Istana

















