Berita
Kepala BKPM Sebut Ditengah Corona Investasi di Jatim Melonjak 42 Persen
AKTUALITAS.ID – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut kinerja investasi daerah Jawa Timur (Jatim) cukup positif meskipun ekonomi dalam negeri sedang tertekan corona. Catatannya, di tengah pandemi, investasi di daerah itu justru berhasil mencapai Rp66,5 triliun pada kuartal III tahun ini atau melonjak hingga 42,3 persen dibandingkan periode sama 2019 lalu yang […]
AKTUALITAS.ID – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut kinerja investasi daerah Jawa Timur (Jatim) cukup positif meskipun ekonomi dalam negeri sedang tertekan corona.
Catatannya, di tengah pandemi, investasi di daerah itu justru berhasil mencapai Rp66,5 triliun pada kuartal III tahun ini atau melonjak hingga 42,3 persen dibandingkan periode sama 2019 lalu yang hanya Rp46,7 triliun.
Tak hanya itu, meski baru mencatatkan pencapaian 9 bulan pada tahun ini, namun realisasi 2020 telah melampaui realisasi tahunan 2018 dan 2019, yang masing-masing sebesar Rp51,2 triliun dan Rp58,4 triliun.
Melihat capaiannya sekarang, Bahlil yakin Jatim akan mampu mencapai target investasi yang ditetapkan BKPM.
“Investasi Januari-September 2020 di era covid-19 investasi naik,” ujar Bahlil pada East Java Investival 2020, Kamis (26/11).
Melihat kenaikan tersebut, Bahlil pun menyentil eks menteri sosial tersebut. Ia berucap karena kemahiran Khofifah, bisa saja ketua Muslimat NU itu dilirik oleh Pemerintah Pusat.
“Jadi beruntunglah Jatim punya Gubernur seperti Bu Khofifah ini, jangan-jangan negara mau kontrak juga ini,” ujar dia.
Dalam kesempatan sama, Bahlil menyebut kinerja investasi di Jatim itu ditopang oleh posisi strategis daerah itu yang menjadi gerbang logistik melayani Indonesia bagian Timur.
Dia mencontohkan perusahaan tambang PT Freeport Indonesia yang terletak di Papua namun membangun smelter di kawasan Gresik, Jawa Timur.
Ini dikarenakan Jatim berada di pusat kawasan industri, terletak di wilayah strategis, dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni juga relatif murah dibandingkan provinsi lainnya.
“Bayangkan Jawa Timur ini luar biasanya minta ampun, bahan baku tembaga boleh dari Papua tapi bangun smelter di Jatim,” tutupnya.
-
NASIONAL06/11/2026 06:00 WIBAksi Seribu Lilin, LPI DesakBongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 05:00 WIBDKPP Resmi Lantik 228 Pengawas Etik Pemilu se-Indonesia
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara
















