Berita
Jokowi Intruksikan Segera Percepat Bansos Disalurkan Pekan Ini
AKTUALITAS.ID – Pemerintah kembali mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial atau bansos COVID-19, usai memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyampaikan instruksi Presiden Joko Widodo perihal berbagai instrumen bantuan sosial kepada masyarakat. Presiden menginstruksikan segera mempercepat penyaluran bansos pada pekan ini atau di masa PPKM Darurat. “Ini tadi instruksi Bapak Presiden […]
AKTUALITAS.ID – Pemerintah kembali mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial atau bansos COVID-19, usai memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyampaikan instruksi Presiden Joko Widodo perihal berbagai instrumen bantuan sosial kepada masyarakat. Presiden menginstruksikan segera mempercepat penyaluran bansos pada pekan ini atau di masa PPKM Darurat.
“Ini tadi instruksi Bapak Presiden agar untuk dilakukan akselerasi pembayarannya minggu ini,” ujar Sri Mulyani dalam keterangan pers secara virtual, Senin ( 5 /7/ 2021).
Kata Sri Mulyani, percepatan itu juga berlaku bagi program keluarga harapan atau PKH. Bantuan PKH yang ditargetkan 10 juta dipercepat bulan Juli, di periode kuartal II. Jika dihitung secara nominal, jumlahnya mencapai Rp13,96 triliun.
“Demikian juga untuk BLT dana desa yang sekarang ini baru mencapai lima juta bisa dinaikkan sesuai pagu di 8,8 juta targetnya,” lanjutnya.
Percepatan bantuan itu juga berlaku bagi kartu sembako. Dan juga kelanjutan program kartu prakerja. “Kartu sembako yang sekarang targetnya 15,93 juta bisa dinaikkan lagi targetnya ke 18,8 juta. Dan bantuan tunai untuk 10 juta KPM selama 2 bulan akan dibayarkan pada Juli ini,” ujar mantan Direktur Bank Dunia itu.
Sri Mulyani juga menerangkan kembali, soal insentif keringanan tarif listrik. Subsisdi listrik ditujukan kepada pelanggan rumah tangga dan dunia usaha. Rencananya, bakal dikucurkan sebanyak Rp420 miliar.
“Kemudian untuk pelaksanaan PPKM Darurat, kita akan bayarkan bantuan produktif ultra mikro kepada tiga juta penerima baru. Ini akan dilakukan antara Juli hingga September. Alokasinya total Rp3,6 triliun,” jelasnya.
-
FOTO01/05/2026 17:28 WIBFOTO: Rilis Penipuan Daring dengan Tersangka 16 WNA
-
POLITIK01/05/2026 18:00 WIBGolkar: Usulan Yusril soal Parliamentary Threshold Sudah Digodok Lama
-
RAGAM01/05/2026 17:00 WIBBukan Orang PKI, Ini Sosok Asli Penerjemah Lagu Internasionale di Indonesia
-
NASIONAL01/05/2026 16:00 WIBPrabowo Janji Kredit Rumah Bunga 5%, Buruh Bisa Punya Hunian
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
DUNIA02/05/2026 00:00 WIBPM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 16:30 WIBKolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

















