Berita
Apa Hukumnya, Sholat Sembari Menahan Kencing?
Tak jarang seseorang menahan kencing saat melaksanakan sholat. Apa hukumnya? Anggota Fatwa Dar Al Ifta Mesir Syekh Ali Fakhr menyampaikan, tidak boleh menahan pipis saat sholat karena ini akan mengurangi kekhusyuan sholat. “Menahan pipis saat sholat adalah makruh. Karena bisa mengalihkan seseorang dari kekhusyuannya dalam sholat,” jelasnya. Syekh Fakhr melanjutkan, orang yang memaksakan menyelesaikan sholat […]
Tak jarang seseorang menahan kencing saat melaksanakan sholat. Apa hukumnya?
Anggota Fatwa Dar Al Ifta Mesir Syekh Ali Fakhr menyampaikan, tidak boleh menahan pipis saat sholat karena ini akan mengurangi kekhusyuan sholat. “Menahan pipis saat sholat adalah makruh. Karena bisa mengalihkan seseorang dari kekhusyuannya dalam sholat,” jelasnya.
Syekh Fakhr melanjutkan, orang yang memaksakan menyelesaikan sholat sambil menahan pipis, maka sholatnya bisa rusak karena tidak menutup kemungkinan, akibat menahan pipis, dia kesulitan untuk melakukan gerakan-gerakan sholat.
Kalaupun orang tersebut masih bisa mengikuti gerakan sholat, maka besar kemungkinan dia akan tergesa-gesa dalam menyelesaikan sholatnya.
“Jadi ibaratnya orang yang menahan pipis itu tersiksa karena adanya keinginan pipis tapi ditahan dia sendiri. Maka sholatnya menjadi makruh, tapi tetap sah,” paparnya.
Karena itu, Syekh Fakhr menyarankan, siapapun yang berada dalam kondisi demikian, sebaiknya segera meninggalkan barisan sholatnya dan langsung ke kamar mandi untuk bersuci, lalu wudhu kembali untuk sholat.
Secara terpisah, anggota Fatwa Dar Al Ifta Mesir, Syekh Mahmud Syalabi, menyampaikan penjelasan ihwal seseorang yang sering kentut sehingga menyulitkan saat dia melakukan sholat.
Syekh Syalabi menjelaskan, jika seseorang berada dalam keadaan yang membuatnya sering kentut, maka orang tersebut harus berwudhu dengan cukup satu kali.
“Setelah itu, tidak ada salahnya jika keluar angin atau tidak. Jika buang angin lagi, maka ia tidak boleh memperhatikannya meskipun itu saat sholat atau wudhu,” jelasnya, dilansir dari Elbalad, Kamis (21/10). Allah SWT berfirman:
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya.” (QS Al Baqarah ayat 286). Allah SWT juga berfirman:
هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ “Dia telah memilih kamu, dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama.” (QS Al Hajj ayat 78)
Sumber: elbalad
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
RIAU11/09/2026 09:45 WIBTinjau Karhutla Pelalawan, Aslog Kapolri Siapkan Formulasi Pemadaman Gambut
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah
-
JABODETABEK11/09/2026 05:30 WIBBMKG: Awan Tebal Mengintai Jakarta Jumat Ini
-
DUNIA11/09/2026 08:00 WIBSerangan Israel Tewaskan Satu Keluarga di Gaza
-
NASIONAL11/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong Satu Kementerian Khusus Urusan Bencana
-
JABODETABEK11/09/2026 06:30 WIBJadwal SIM Keliling Jakarta Jumat 11 September 2026

















