Berita
Prajurit TNI AD Bersama Relawan Terus Lakukan Pencarian Korban Hilang Erupsi Gunung Semeru
AKTUALITAS.ID -Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran (APG) Gunung Semeru bersama personel Polri, Tim Basarnas, BNPB dan relawan terus melakukan upaya pencarian korban hilang dan membantu mengevakuasi barang warga di Dusun Curah Kobokan Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo dan Dusun Kamar Kajang desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, […]
AKTUALITAS.ID -Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran (APG) Gunung Semeru bersama personel Polri, Tim Basarnas, BNPB dan relawan terus melakukan upaya pencarian korban hilang dan membantu mengevakuasi barang warga di Dusun Curah Kobokan Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo dan Dusun Kamar Kajang desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (11/12/2021).
Pencarian di Dusun Curah Kobokan dilakukan oleh Prajurit TNI AD dari Yonif 527/BY yang dipimpin Lettu Inf Sukri melakukan pencarian korban yang difokuskan pada lokasi sekitar galian pasir Dusun Curah Kobokan dan membantu warga mengevakuasi barang untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
Sedangkan di lokasi Dusun Kamar Kajang pencarian korban dilakukan oleh personel Yonzipur 10/JP Divisi Infanteri-2/Kostrad bersama Tim SAR dan relawan dipimpin Letda Czi Nicko difokuskan mencari korban dan alat berat penambang pasir yang menjadi korban saat bekerja menambang pasir.
Menurut Danyonif 527/BY Letkol Inf Ubaydillah selaku Komandan Sub Satgas Pencarian dan Evakuasi korban wilayah Candipuro, dalam upaya pencarian korban. Timnya terbagi di tiga lokasi sasaran, dari mulai hari pertama pencarian anggotanya telah menemukan 14 jenazah.
“Dalam tugas evakuasi dan pencarian korban kami bagi di tiga lokasi pencarian yaitu wilayah Curah Kobokan, kampung Renteng dan Geladak Perak. Hingga saat ini kami melakukan pencarian sudah menemukan 14 korban meninggal,” ujarnya.
Sementara itu dari hasil pencarian korban meninggal dan luka-luka hingga saat ini dari data BNPB berjumlah 34 orang, warga luka berat sebanyak 32 orang dan 82 orang mengalami luka ringan dan sedang sedangkan warga yang mengungsi sebanyak lebih kurang 6573 orang. (Dispenad)
-
NUSANTARA29/08/2026 20:00 WIBMerapi Bergolak! Awan Panas Melesat hingga 2.000 Meter
-
DUNIA29/08/2026 21:00 WIBPakistan di Ambang Jurang, Seruan Reformasi Radikal Menggema
-
EKBIS29/08/2026 22:00 WIBPurbaya Incar Rp 5 Triliun Pajak Baja
-
NASIONAL30/08/2026 06:00 WIBMK: Pasal Penghinaan DPR & Pemerintah Tak Berlaku
-
NUSANTARA29/08/2026 23:00 WIBPatahan Palu-Koro Bisa Picu Tsunami Raksasa
-
NUSANTARA29/08/2026 19:00 WIBBocah SD Diperkosa Bergilir di Bangunan Kosong
-
DUNIA30/08/2026 00:00 WIBRusia Klaim Sukses Luncurkan Rudal Antarbenua
-
POLITIK30/08/2026 14:00 WIBBudi Arie Tegaskan Percepatan Pemilu Bukan Sikap Jokowi

















