Berita
Dukung Kapolda Sumut, Sekjend Pekat IB: Bukan Hanya Dukung
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Pekat IB, Milano, S.H., M.H., mendukung statement Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi usai dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri, Jumat (14/7/23) lalu.
Diketahui, usai dilantik sebagai Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi langsung mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersinergi membangun peradaban dengan lebih meningkatkan kemajuan yang saat ini telah tercapai.
Upaya mewujudkan Sumut yang beradab tersebut ucapnya, dilakukan dengan menjunjung prinsip-prinsip persamaan di depan hukum, kepatuhan terhadap norma-norma hukum tersebut, menjadi hal utama dilakukan.
“Hormat saya kepada semua warga Sumut, mengajak bersama-sama masyarakat, Pemda, alim ulama, cerdik pandai, orang-orang pemberani yang patriotik, untuk menjaga kehidupan sekarang dan akan datang agar lebih baik dengan memperkokoh pondasi peradaban,” kata mantan Kapolda Riau ini.
Menurut Milano hal tersebut merupakan langkah yang harus didukung, karena dengan melibatkan semua elemen maka keharmonisan akan dapat terwujud.
“Bukan hanya didukung, tapi hal-hal positif seperti ini juga harus dilakukan diseluruh wilayah,” ujar Milano. (Eq)
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
RIAU02/05/2026 16:00 WIBSindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 16:30 WIBYan Mandenas dan Kapolda PPT Pantau Pendistribusian dan Cek Kesiapan Stok Beras di Bulog KC Timika
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
POLITIK02/05/2026 10:00 WIBPKS: Usulan Yusril Soal Threshold Masuk Akal
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 23:00 WIBAntusiasme Tinggi Warnai Upacara Hardiknas di SD Naena Kekwa Bersama Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika
-
NASIONAL02/05/2026 18:00 WIBKPAI Minta Proses Hukum Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Ciawi
-
POLITIK02/05/2026 18:30 WIBMegawati: Pancasila Harus Jadi Ruh Hukum di Tengah Hiper-Regulasi

















