Berita
Kemlu Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut dari BPK
AKTUALITAS.ID – Kementerian Luar Negeri RI kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun 2022. Dengan raihan ini, Kemlu telah memperoleh predikat WTP sebanyak tujuh kali secara berturut-turut sejak 2016. (03/08)
Serah terima laporan BPK dilaksanakan di Kantor Kemlu pada Kamis (3/8) dan dihadiri oleh Menlu RI Retno Marsudi beserta jajaran pejabat Kemlu. Sementara pihak BPK diwakili oleh Anggota I Bapak Nyoman Adhi Suryadnyana.
Dalam sambutannya, Menlu menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja Kemlu, baik di Pusat maupun Perwakilan, dan kepada BPK atas kerja sama dan saran yang diberikan kepada Kemlu untuk terus memperkuat good governance. Dia memastikan Kemlu akan melaksanakan rekomendasi yang disampaikan BPK.
Selama ini kerja sama Kemlu-BPK telah terjalin dengan baik, bukan hanya untuk memperkuat good governance, tetapi juga meningkatkan kiprah BPK di dunia internasional. BPK aktif menjadi auditor eksternal di berbagai organisasi internasional, seperti di PBB, IAEA, dan WIPO.
“Sudah menjadi komitmen Kemlu untuk terus mendukung peran aktif BPK di dunia internasional,” kata Menlu.
Dia menambahkan, selain memperkuat good governance, Kemlu juga terus berupaya memaksimalkan kinerjanya. Tahun lalu Indonesia berhasil menuntaskan Presidensi G20 dengan baik. Sementara selama pandemi, diplomasi vaksin Indonesia bekerja maksimal untuk membawa Indonesia keluar dari pandemi.
Sementara tahun ini, Indonesia menjadi Ketua ASEAN di tengah situasi dunia yang belum sepenuhnya membaik. ASEAN juga menghadapi tantangan internal yakni situasi di Myanmar. Menlu sampaikan dua hal yang ingin diperjuangkan Indonesia selama keketuaan.
Pertama, memastikan ASEAN terus menjadi lokomotif perdamaian dan stabilitas di kawasan (ASEAN matters). Kedua, menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi (epicentrum of growth).
“Semoga kita dapat menyelesaikan tugas sebagai Ketua ASEAN sebaik kita menyelesaikan tugas sebagai Presiden G20,” kata Menlu. (Red)
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
JABODETABEK18/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah Membara Minggu Ini
-
NUSANTARA17/10/2026 23:00 WIBBMKG Buka Suara Soal Cuaca Panas Ekstrem di Jawa
-
NASIONAL18/10/2026 04:30 WIBSenator ProDem Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Usut Dugaan Karhutla
-
DUNIA18/10/2026 00:00 WIBHouthi Serang Istana Presiden Yaman
-
NASIONAL18/10/2026 00:04 WIBMensos: Karya Jurnalistik Jadi Inspirasi Pengembangan Sekolah Rakyat
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan

















