NASIONAL
Anggaran Kementerian PKP Naik, Pemerintah Pacu Program Perumahan Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi
AKTUALITAS.ID, Jakarta – Pemerintah memperkuat komitmennya dalam mempercepat pembangunan perumahan nasional dengan meningkatkan anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Tambahan anggaran tersebut akan difokuskan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perumahan yang memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor usaha.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa peningkatan anggaran merupakan bentuk kepercayaan pemerintah yang harus dijawab dengan kinerja nyata dan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Maruarar usai melakukan pertemuan dengan Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Nyoman Adhi Suryadnyana, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Menurut Maruarar, sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis dalam pembangunan nasional karena memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar terhadap perekonomian. Aktivitas pembangunan rumah tidak hanya melibatkan pengembang dan kontraktor, tetapi juga menggerakkan UMKM, industri bahan bangunan, tenaga kerja konstruksi, hingga sektor jasa pendukung lainnya.
“Amanah yang lebih besar ini harus dijawab dengan hasil yang nyata. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap program yang dijalankan,” ujar Maruarar.
Pemerintah menilai kebutuhan hunian layak masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah. Karena itu, penguatan anggaran diharapkan mampu mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap hunian yang aman dan terjangkau.
Selain memperluas jangkauan program perumahan, peningkatan anggaran juga diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program strategis nasional di sektor perumahan dan kawasan permukiman. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Kementerian PKP menargetkan tambahan anggaran tersebut dapat memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian di berbagai wilayah.
Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, pemerintah optimistis sektor perumahan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. (Skut/Purnomo)
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
EKBIS28/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas ke Level 5.100-an
-
NASIONAL28/10/2026 11:00 WIBCak Imin: Belum Ada Rencana Hapus BPJS
-
DUNIA27/10/2026 21:00 WIBTrump Mengamuk Usai Kandidat Dukungannya Tumbang di Brasil
-
NASIONAL28/10/2026 07:00 WIBWabup Bogor Mangkir dari Panggilan KPK
-
JABODETABEK28/10/2026 08:30 WIBRatusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBG
-
JABODETABEK28/10/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Hujan Guyur Jakarta dari Kepulauan Seribu hingga Jaktim
















