Berita
Dalam Kick-Off Regional dan Local Expert, Menkeu Ajak Ekonom Sumbangkan Pemikiran Terbaik
AKTUALITAS.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri Kick-Off Regional Expert dan Local Expert Ekonomi dan Fiskal yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Jumat (04/08). Dalam kesempatan tersebut, Menkeu mengajak seluruh ahli di bidang ekonomi pembangunan baik yang berbasis provinsi atau nasional untuk bersama dengan Kemenkeu melihat substansi pembangunan daerah.
“Saya menyambut gembira upaya kita semuanya baik dari Kemenkeu dan terutama bekerja sama dengan seluruh para ahli, mereka-mereka yang memiliki passion, punya perhatian, punya keahlian di bidang pembangunan, dan terutama juga ekonomi dan keuangan yang berbasis di masing-masing daerah,” ungkap Menkeu.
Menkeu menyampaikan latar belakang dari pertemuan antara Kemenkeu dan para ekonom daerah ini. Pertama, mengenai economy behaviour. Dalam hal ini, ilmu ekonomi merupakan ilmu yang sangat umum dan dapat diaplikasikan di mana saja, namun di saat yang sama menjadi sangat lokal di daerahnya.
“Pada saat manusia berinteraksi, muncullah apa yang disebut lokalitas. Karakter lokal yang memunculkan kemudian kekhasan. Kenapa sebuah komoditas jasa itu harganya tertentu di suatu daerah, sementara di tempat lain, even komoditas jasa itu nggak dibutuhkan dan nggak perlu ada. Ini yang menimbulkan suatu lokalitas,” jelas Menkeu.
Latar belakang kedua yakni perjalanan ekonomi Indonesia diwarnai juga dengan peranan teknokrat yang diberikan kewenangan, kekuasaan, dan kepercayaan untuk membuat kebijakan dan regulasi.
“Peranan teknokrat di dalam pembangunan ekonomi Indonesia itu adalah salah satu karakter yang luar biasa,” jelas Menkeu.
Selanjutnya, Menkeu mengatakan belum ada upaya bersama yang sistematis untuk membangun knowledge experience dari perjalanan ekonomi Indonesia dan menjadikannya sebagai bahan critical thinking dalam menentukan kebijakan yang tepat.
“Suatu bangsa yang mampu terus belajar mengakumulasi knowledge melihat dengan objektif faktual itu akan terus bisa mampu berikhtiar belajar dari kesalahan, belajar dari fenomena, belajar dari pengalaman yang kemudian membuat kita menjadi bangsa yang mampu untuk maju jalan lebih baik. Merespon dari hal-hal yang kurang dan kemudian kita akan mulai memunculkan banyak pemikiran-pemikiran baru,” tandas Menkeu.
Untuk itu, Menkeu berharap diskusi antara Kemenkeu dan para ekonom ke depan dapat berlanjut, sehingga menyumbangkan pemikiran dan analisa yang tepat untuk pembangunan ekonomi Indonesia.
“Ayo kita sama-sama membangun Indonesia. Kita bergotong-royong memberikan pemikiran yang terbaik, sumbangan yang terbaik. Dengan cara seperti ini, saya harap dan saya juga yakin bahwa Indonesia akan terus bisa maju,” pungkas Menkeu. (Red)
-
JABODETABEK29/09/2026 05:30 WIBBMKG Bongkar Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa
-
NASIONAL29/09/2026 06:00 WIBDaeng Sere Minta Uang Makan Prajurit TNI Naik
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
JABODETABEK29/09/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Selasa 29 September
-
NASIONAL29/09/2026 10:00 WIBPDIP Minta Kemenhan Transparan Soal Kematian ASN Komcad
-
NASIONAL29/09/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: Energi Hijau Harus Jadi Mesin Ekonomi
-
NASIONAL29/09/2026 09:00 WIBBikin Malu Prabowo! DPR Ngamuk Minta Qodari Tertibkan Deputi Tukang Pamer
-
EKBIS29/09/2026 09:30 WIBInvestor Panik, IHSG Kembali Masuk Zona Merah

















