Berita
Cara Menghemat Kuota Internet Saat Menggunakan Aplikasi WhatsApp
AKTUALITAS.ID – WhatsApp merupakan sebuah aplikasi layanan bertukar pesan secara instan yang populer di kalangan pengguna internet.
WhatsApp menyuguhkan beberapa fitur menarik, seperti melakukan panggilan video, mengirim foto atau file, membuat status dan lainnya.
Tak hanya dapat digunakan melalui ponsel, kini WhatsApp juga dapat diakses menggunakan desktop PC atau laptop dengan membuka WhatsApp Web.
Namun, ketika Anda masuk ke banyak grup WhatsApp dan mengaktifkan fitur simpan foto otomatis, maka hal tersebut bisa menyebabkan kuota internet Anda jadi lebih boros. Pasalnya, setiap ada foto masuk, WhatsApp akan langsung mendownloadnya ke HP.
Nah, tahukah kamu jika pengguna WhatsApp dapat menghemat kuota ponselnya dari penggunaa WhatsApp Web ini.
Para pengguna tetap dapat menerima notifikasi pesan WhatsApp, meskipun sedang menggunakan fitur hemat kuota.
Ya, hal itu bisa kamu lakukan dengan mematikan fitur pengunduhan menggunakan data seluler, melalui beberapa langkah di bawah ini.
– Buka pengaturan smartphone.
– Masuk ke penggunaan data dan pilih penyampaian.
– Hapus centang pengunduhan media seperti foto, audio, video, dan dokumen.
– Selesai.
Cara ini akan menonaktifkan pengunduhan file secara otomatis, dengan membutuhkan persetujuan penggunanya terlebih dahulu sehingga kuota pengguna tak langsung terpakai. Selamat mencoba! (RAFI)
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
RIAU10/09/2026 22:00 WIB65 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan di Bengkalis
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
RIAU11/09/2026 09:45 WIBTinjau Karhutla Pelalawan, Aslog Kapolri Siapkan Formulasi Pemadaman Gambut
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah
-
JABODETABEK11/09/2026 05:30 WIBBMKG: Awan Tebal Mengintai Jakarta Jumat Ini
-
DUNIA11/09/2026 08:00 WIBSerangan Israel Tewaskan Satu Keluarga di Gaza
-
NASIONAL11/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong Satu Kementerian Khusus Urusan Bencana

















