Berita
Distribusikan Logistik ke Pulau-Pulau Kecil, KPU Sumenep Gunakan Perahu Nelayan
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke sejumlah wilayah terluar dengan menggunakan perahu nelayan.
Distribusi logistik ke wilayah kategori terluar dan tersulit ini dimulai sejak Sabtu (3/2/2024), hingga 9 Februari 2024.
Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jatim, Miftahur Rozak, mengatakan, pengiriman logistik di Kepulauan Sumenep dilakukan lebih awal karena logistik yang diangkut masih akan dikirim lagi ke pulau-pulau kecil.
“Untuk mengirim ke pulau-pulau kecil, KPU Sumenep sudah merencanakan untuk menyewa perahu nelayan. Ini sesuai dengan pengalaman pemilu sebelumnya,” kata Rozak, Minggu (4/2/2024).
Distribusi logistik ke wilayah terluar dikawal oleh petugas kepolisian dari Polres Sumenep. Proses pengangkutan logistik pemilu ini dilakukan dengan menggunakan lima armada kapal penumpang.
“Intinya kami harus memastikan pengiriman logistik di Kepulauan Sumenep harus selesai sesuai target tahapan. Bisa sampai di setiap desa sebelum hari pencalonan,” tutup Rozak.
Sesuai dengan sebaran daerah, KPU Sumenep mencatat ada sembilan kecamatan di Kepulauan Sumenep yang akan mendapatkan pengiriman logistik lebih awal, yaitu Kecamatan Masalembu, Arjasa, Kangayan, Sapeken, Raas, Nonggunong, Gayam, Sepudi, dan Giligenting. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
RIAU13/08/2026 16:00 WIBBikin Prabowo Terperanjat! Laporan Kapolda Riau Bangun 110 Jembatan Panen Pujian
-
DUNIA13/08/2026 18:00 WIBMoU Damai AS-Iran Ditangguhkan
-
NASIONAL13/08/2026 20:00 WIBDasco: Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026
-
NASIONAL13/08/2026 19:00 WIBKPK Sita Emas 1,3 Kg & Rp 100 Juta usai Geledah Rumah Pemeriksa Pajak
-
JABODETABEK14/08/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Jumat Aman untuk Aktivitas
-
OASE14/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Turunkan Ayat Penyembuh
-
DUNIA13/08/2026 21:00 WIBHukuman Mati Teheran Pemicu Kemarahan 30 Lebih Negara
-
NASIONAL14/08/2026 06:00 WIBWaka MPR Dorong EBT Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia

















