Berita
Pemprov Kepulauan Babel Pastikan Stok Beras Cukup Jelang Idul Adha 2024
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memastikan stok beras mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 2024. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Babel, Tarmin AB, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras di 17 gudang distributor mencapai 5.257 ton.
“Saat ini stok beras di 17 gudang distributor sebanyak 5.257 ton, dan jumlah ini cukup untuk memenuhi konsumsi masyarakat,” kata Tarmin AB di Pangkalpinang, Rabu (12/6).
Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras dan peningkatan permintaan menjelang Hari Raya Idul Adha, para pelaku usaha akan menambah 2.650 ton beras dalam pekan ini. Dengan penambahan tersebut, total stok beras akan mencapai 7.907 ton, yang diperkirakan cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga dua bulan ke depan.
“Dalam pekan ini pasokan beras akan tiba dan dibongkar di Pelabuhan Pangkalpinang, untuk mengantisipasi peningkatan permintaan menjelang hari raya kurban ini,” ujar Tarmin AB.
Ia juga menyatakan bahwa stok beras yang mencukupi ini berdampak langsung terhadap stabilnya harga beras di pasaran. Harga beras medium merek KTJ, Matahari, dan Sendok saat ini bertahan di angka Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga beras premium merek Jeruk tetap berada di Rp16.000 per kilogram, dan merek RM serta TR bertahan di Rp16.500 per kilogram.
“Saat ini permintaan beras masih relatif stabil dan diperkirakan permintaan komoditas ini menjelang Hari Raya Idul Adha nanti tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan,” tambahnya.
Disperindag Provinsi Kepulauan Babel secara rutin memantau perkembangan stok dan harga beras di pasar-pasar modern dan tradisional untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga. Pemantauan dilakukan setiap hari guna mengantisipasi potensi kenaikan harga yang tidak diinginkan.
“Setiap hari kami tinjau perkembangan harga dan stok beras ini, untuk memastikan ketersediaan dan harga komoditas ini tetap stabil. Apabila terjadi kenaikan harga, tentunya akan diambil langkah-langkah untuk menekan kenaikan harga tersebut,” tegas Tarmin AB. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
DUNIA19/10/2026 15:00 WIBDemo Mahasiswa dan Kenaikan Biaya Hidup Picu Kekacauan di Belgia
-
NUSANTARA19/10/2026 08:30 WIBKemenkes Catat 2.609 Kasus ISPA pada 17 Oktober 2026
-
DUNIA19/10/2026 12:00 WIBHakim Timothy J. Kelly Perintahkan Pemerintah Trump Pertahankan Akses Pers
-
POLITIK19/10/2026 11:00 WIBDoli Ungkap Kejanggalan Dokumen PKPU yang Kini Jadi Polemik
-
NUSANTARA19/10/2026 11:00 WIBBMKG Ingat Puncak Musim Hujan Bisa Datang Lebih Ekstrem
-
RAGAM19/10/2026 08:15 WIBBukan Sekadar Warehouse Sale, FYP Abby and Gail Ajak Gen Z Kenali Kebutuhan Kulit
-
NASIONAL19/10/2026 11:00 WIBPDI Perjuna Desak Moratorium Hutan untuk Mencegah Karhutla
-
NUSANTARA19/10/2026 12:30 WIBBocah Berkebutuhan Khusus Disiksa Sampai Mati di Teras Rumah Sendiri

















