DUNIA
Banjir di Thailand Tewaskan 12 Orang, 430 Ribu KK Masih Terdampak
AKTUALITAS.ID – Banjir besar yang melanda Thailand pada akhir pekan lalu telah menewaskan setidaknya 12 orang dan mengakibatkan 434 ribu kepala keluarga (KK) terdampak. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Thailand pada Senin (2/12/2024).
Menurut laporan Departemen Meteorologi Thailand, wilayah selatan negara tersebut masih harus mewaspadai hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir bandang pada 3-5 Desember 2024. Meskipun begitu, pihak Kemendagri menyatakan bahwa ketinggian air di tujuh provinsi yang terdampak banjir telah mulai menurun pada awal pekan ini.
Sebagai bentuk respons, pemerintah Thailand telah menyalurkan bantuan berupa makanan dan persediaan untuk korban banjir, terutama di daerah-daerah yang terparah seperti Hat Yai, yang merupakan pusat ekonomi penting di Thailand selatan.
Korban tewas dalam bencana ini terdiri dari lima orang di Songkhla, tiga orang di Pattani, dua orang di Narathiwat, dan masing-masing satu orang di Phatthalung dan Yala. Banjir ini juga menyebabkan kerusakan besar di beberapa area, menghambat aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah yang terdampak.
Badan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Thailand terus bekerja untuk memberikan bantuan kepada korban dan memastikan penanganan yang cepat di wilayah yang terkena dampak. (Enal Kaisar)
-
NUSANTARA04/07/2026 07:30 WIBGempa M4,5 Guncang Waikabubak Tengah Malam
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
NUSANTARA04/07/2026 12:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau ke Level III
-
POLITIK04/07/2026 10:00 WIBPAN Copot Syah Afandin Usai Terjaring OTT KPK
-
POLITIK04/07/2026 07:00 WIBPDIP Sebut Cerita Jokowi Sulit Dipercaya
-
OTOTEK04/07/2026 09:30 WIBNASA: Bumi Bergerak Mengelilingi Titik yang Berbeda
-
JABODETABEK04/07/2026 05:30 WIBBMKG Rilis Peringatan Merah Cuaca Ekstrem Jakarta 4 Juli!
-
NASIONAL04/07/2026 13:00 WIBWaka MPR: Saatnya Indonesia Buktikan Potensi Energi Hijau

















