DUNIA
Kabinet Israel Setujui Rencana Kontroversial Kuasai Gaza Tanpa Batas Waktu
AKTUALITAS.ID – Kabinet Keamanan Israel dikabarkan telah menyetujui rencana ambisius untuk menguasai seluruh wilayah Jalur Gaza dan menetap di sana tanpa batas waktu.
Menurut dua pejabat yang dikutip oleh Associated Press, rencana ini termasuk pengambilalihan total wilayah dan pemindahan ratusan ribu warga Palestina ke Gaza selatan.
Langkah ini disebut sebagai strategi untuk menekan Hamas agar menyerahkan sandera dan menyetujui gencatan senjata dengan syarat-syarat Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan rencana ini akan menggabungkan dua tujuan utama: mengalahkan Hamas dan memulangkan sandera.
Namun, rencana ini memicu kekhawatiran global. PBB mengecam rencana distribusi bantuan yang dikendalikan oleh perusahaan keamanan swasta Israel, yang dinilai melanggar prinsip kemanusiaan dan berpotensi menyingkirkan kelompok rentan dari akses bantuan.
Langkah ini juga dinilai sebagai bentuk tekanan yang memperparah krisis kemanusiaan di Gaza, yang sejak blokade Israel makin parah pasca-gagalnya gencatan senjata pada Maret lalu.
Setidaknya 53.000 warga Gaza telah tewas sejak agresi dimulai Oktober 2023, dan ratusan ribu lainnya kini menghadapi kelaparan ekstrem. (Mun)
-
POLITIK02/07/2026 19:30 WIBSurvei Citra Institute: Lagu MBG Lebih Dongkrak Citra Golkar daripada Bahlil
-
RAGAM02/07/2026 14:40 WIBDelapan Buku Puisi Esai Denny JA Resmi Terbit dalam Bahasa Inggris, Hadir di Google Books untuk Pembaca Dunia
-
RIAU02/07/2026 16:30 WIBWabup Bagus Santoso: Polri Terus Jaga Keamanan dan Layani Masyarakat
-
NASIONAL02/07/2026 06:00 WIBDKPP: Jangan Jadikan Medsos sebagai Pengadilan Kebenaran
-
POLITIK02/07/2026 18:00 WIBDKPP Tegaskan Peran Media Massa Penting untuk Transparansi Penegakan Kode Etik Pemilu
-
RAGAM02/07/2026 20:00 WIBBakal Hadir Drama Komedi Romantis yang Dibintangi Lee Min Ho
-
NASIONAL02/07/2026 20:30 WIBKemensos Tindak Pendamping PKH yang Terbukti Rangkap Pekerjaan
-
POLITIK02/07/2026 09:00 WIBGerindra Pastikan Tak Ada Keretakan Hubungan Prabowo dan Jokowi

















