DUNIA
Iran Ringkus 4 Mata-mata Mossad di Tengah Gencatan Senjata
AKTUALITAS.ID – Iran kembali meningkatkan kewaspadaan keamanan nasional dengan menangkap empat orang yang diduga sebagai mata-mata Israel. Keempatnya disebut terkait dengan badan intelijen Mossad dan diduga membocorkan informasi sensitif.
Otoritas Iran menangkap empat orang yang diduga sebagai mata-mata Israel di wilayahnya. Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, meski gencatan senjata sementara antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel masih berlangsung.
Mengutip laporan AFP, Kamis (16/4/2026), penangkapan tersebut diumumkan saat situasi geopolitik masih belum stabil, meskipun pertempuran sempat dihentikan selama dua pekan.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataannya, seperti dilaporkan kantor berita IRNA, menyebut keempat terduga mata-mata itu ditangkap di Provinsi Gilan, Iran bagian utara.
“Empat agen terkait Mossad telah ditangkap di Provinsi Gilan,” demikian pernyataan resmi IRGC.
Menurut IRGC, para tersangka diduga mengirimkan foto serta lokasi sejumlah situs militer dan fasilitas keamanan penting Iran kepada intelijen Israel melalui jaringan internet.
“Para tersangka memberikan informasi sensitif, termasuk gambar dan koordinat lokasi situs strategis kepada agen Mossad,” lanjut pernyataan tersebut.
Identitas keempat tersangka belum diungkap ke publik. Mereka kini telah diserahkan kepada otoritas kehakiman Iran untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Penangkapan ini menjadi bagian dari meningkatnya operasi kontra-intelijen Iran, terutama sejak konflik bersenjata dengan Israel yang juga melibatkan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir.
Seiring meningkatnya ketegangan, pemerintah Iran berjanji akan mempercepat proses hukum terhadap individu yang diduga bekerja sama dengan intelijen asing. Dalam banyak kasus sebelumnya, mereka yang terbukti menjadi mata-mata Mossad dijatuhi hukuman mati.
Iran sendiri tidak mengakui keberadaan Israel dan telah lama menuduh Tel Aviv melakukan berbagai aksi sabotase terhadap fasilitas nuklir serta pembunuhan ilmuwan nuklir mereka.
Pada Oktober tahun lalu, Teheran juga memperketat undang-undang terkait spionase. Aturan baru tersebut memungkinkan penyitaan seluruh aset tersangka serta penerapan hukuman mati bagi pelaku yang terbukti bersalah.
Penangkapan terbaru ini diperkirakan akan semakin memperkeruh hubungan Iran dengan Israel dan sekutunya, di tengah upaya diplomatik yang masih menemui jalan buntu. (Mun)
-
NASIONAL18/07/2026 13:00 WIBDPR Minta Stop Proyek Dapur MBG Sampai Ada Kejelasan
-
NASIONAL18/07/2026 07:00 WIBKPK Beberkan Alasan Penolakan Laporan Amplop Raja Juli
-
NUSANTARA18/07/2026 18:00 WIBDamai Gagal! Adonara Kembali Bersimbah Darah
-
DUNIA18/07/2026 08:00 WIBHouthi Siap Hujani Saudi dengan Rudal dan Drone
-
JABODETABEK18/07/2026 08:30 WIBBos Perusahaan Tewas Misterius di Hotel Jaksel
-
NUSANTARA18/07/2026 07:30 WIBLansia 90 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
POLITIK18/07/2026 15:00 WIBGaya Komunikasi Agresif dan Defensif, Pengamat: Qodari Tidak Cerminkan Kepala Bakom
-
NUSANTARA18/07/2026 10:30 WIBModus ‘Nikah Batin’! Pimpinan Ponpes di Samarinda Garap 4 Alumni Santriwati

















