EKBIS
IHSG Melonjak 0,5% Setelah Meksiko dan Kanada Sukses Tekan Kebijakan Tarif Trump
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami lonjakan signifikan di awal perdagangan hari ini, Selasa (4/2/2025), setelah Meksiko dan Kanada berhasil meredam kebijakan tarif Presiden AS, Donald Trump.
IHSG dibuka stabil di level 7.030,06, setara dengan posisi penutupan sebelumnya, tetapi segera meroket hingga mencapai 7.091, mencatatkan penguatan sebesar 0,5%.
Penguatan ini dipicu oleh sentimen positif dari perbaikan pada Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan. Namun, pelaku pasar tetap waspada terhadap dampak dari kebijakan tarif perdagangan Trump, yang berpotensi memicu balas dendam dari negara-negara yang terkena dampak, yaitu China, Kanada, dan Meksiko.
Kekhawatiran ini bisa berdampak pada IHSG, nilai tukar rupiah, serta imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) dalam berbagai tenor.
Meski demikian, perkembangan positif terkait penurunan ketegangan dengan Trump memberikan harapan di kalangan pelaku pasar bahwa dampak perang dagang tidak akan seburuk yang mereka khawatirkan sebelumnya.
Perkembangan ini berpotensi mendukung stabilitas pasar keuangan domestik dan memberikan optimisme yang lebih besar bagi investor. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL05/07/2026 17:00 WIBPengakuan Raja Juli soal Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Pengembalian Tak Gugurkan Pidana
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL05/07/2026 19:00 WIBKPK: Amplop Untuk Raja Juli Berasal dari SHU Petani Kuansing
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
OTOTEK05/07/2026 18:30 WIBJaguar Obral Mobil Baru Diskon hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Daftar Modelnya
-
NASIONAL05/07/2026 18:00 WIBRekam Jejak Irjen Wibowo Kakorlantas Polri Baru
-
NASIONAL05/07/2026 19:30 WIBBesok, Kuasa Hukum Nadiem Laporkan 4 Hakim Kasus Chromebook ke KY
-
NASIONAL05/07/2026 20:00 WIBRangkap Jabatan, ICW Laporkan Pimpinan BGN ke Ombudsman

















