EKBIS
Mata Uang Garuda Menguat 0,21% terhadap Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin, (23/2/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp16.853 per USD, naik 35 poin atau 0,21% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.894 per USD.
Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di level Rp16.880 per USD, relatif stabil dibandingkan pembukaan pagi ini.
Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen global yang mendukung aset berisiko. Mayoritas mata uang Asia juga menguat terhadap dolar AS, dipimpin oleh yen Jepang yang melonjak 0,54%, diikuti ringgit Malaysia dan dolar Taiwan masing-masing naik 0,41%, serta peso Filipina yang menguat 0,38%.
Mata uang lainnya seperti dolar Singapura (+0,2%), baht Thailand (+0,19%), dan won Korea Selatan (+0,15%) juga mencatat penguatan. Sementara itu, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah, turun 0,01% terhadap the greenback.
Menurut analis Lukman, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dolar AS setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif dagang global yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. “Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam setelah data pertumbuhan ekonomi yang jauh di bawah ekspektasi dan keputusan MA yang menganulir tarif Trump,” ujarnya.
Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per USD, meski ketidakpastian global tetap tinggi akibat rencana Trump memperkenalkan tarif baru sebesar 10%, yang kemudian dinaikkan menjadi 15%.
Data FactSet menunjukkan pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya: USD/JPY turun 0,4% ke 154,37, USD/KRW melemah 0,4% ke 1.438,87, dan AUD/USD menguat 0,3% ke 0,7104. (Firmansyah/Mun)
-
NUSANTARA16/04/2026 00:01 WIBTiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM
-
OTOTEK15/04/2026 16:30 WIBTiongkok Mulai Menyalip, Ini Dia Daftar Mobil Terlaris Sepanjang Q1 2026
-
NUSANTARA15/04/2026 14:30 WIBNekat! Pengamen Jual Motor Curian via Status WA
-
DUNIA15/04/2026 15:00 WIBMeloni: Kritik Trump ke Paus Melukai Katolik
-
NASIONAL15/04/2026 15:17 WIBPKP Gandeng PANRB, Pemerintah Percepat Reformasi Birokrasi Sektor Perumahan
-
OLAHRAGA15/04/2026 23:00 WIBFajar Alfian: Persaingan di Thomas & Uber Cup Tidak Gampang
-
PAPUA TENGAH15/04/2026 19:30 WIBPerkuat Ketahanan Keluarga, PT Petrosea Gelar Edukasi Calon Pengantin di Mimika
-
EKBIS15/04/2026 20:30 WIBKolaborasi, Petrosea dan Distrik Miru Komitmen Kembangkan RTH

















