Ekstra
Ramalan Imlek 2025: Bisnis yang Diprediksi Menguntungkan di Tahun Ular Kayu
AKTUALITAS.ID – Tahun Baru Imlek 2025 yang jatuh pada Rabu, 29 Januari, menandai pergantian dari Tahun Naga Kayu ke Tahun Ular Kayu.
Dalam budaya Tionghoa, ular sering diasosiasikan dengan kebijaksanaan, intuisi, kreativitas, dan keberuntungan. Tahun ini diprediksi membawa peluang besar bagi sejumlah sektor bisnis.
Menurut Master Feng Shui, Xiang Yi, sektor yang berhubungan dengan aliran dana cepat seperti saham dan sekuritas diperkirakan akan mengalami keuntungan besar pada paruh pertama tahun 2025.
Industri keuangan, termasuk trading, akan mengalami pergerakan yang dinamis, meski di paruh kedua perlu berhati-hati.
Selain itu, karena Tahun Ular Kayu, sektor yang berfokus pada kayu dan produk-produk kayu juga diperkirakan akan berkembang pesat. Sektor properti dan tanah, masih akan menjadi pilihan investasi yang menjanjikan sepanjang tahun ini.
Tak kalah menarik, sektor logam, terutama emas, diperkirakan akan terus mencatatkan perkembangan yang baik di paruh pertama 2025.
Namun, di paruh kedua, situasi global yang tak menentu diprediksi akan membuat pasar emas bertahan dan terus menunjukkan ketahanan dalam menghadapi ketidakpastian.
Dengan ramalan ini, para pelaku bisnis dan investor dapat mempertimbangkan sektor-sektor tersebut untuk memaksimalkan peluang di Tahun Ular Kayu yang penuh tantangan dan potensi keuntungan. (Enal Kaisar)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz

















