Connect with us

JABODETABEK

Pemuda 29 Tahun Tewas Usai Dikeroyok di Grogol

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aksi pengeroyokan brutal diduga terjadi di kawasan Pasar Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dan berujung maut. Seorang pria berinisial DM (29) meninggal dunia setelah diduga dianiaya sekelompok orang hingga terjatuh ke lantai dasar bangunan pasar.

Peristiwa mengerikan itu viral di media sosial setelah rekaman video kejadian tersebar luas. Dalam video tersebut tampak keributan terjadi di sebuah ruangan yang diduga lokasi biliar sebelum korban ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di area parkir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Benar telah terjadi dugaan tindak pidana pengeroyokan di wilayah hukum Polsek Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu, 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB,” ujar Budi, Jumat (15/5/2026).

Menurut polisi, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keributan bermula di area dalam bangunan pasar sebelum situasi memanas hingga ke lantai dua.

“Korban diduga dikeroyok oleh beberapa orang, lalu terjatuh ke lantai dasar dan tidak sadarkan diri,” kata Budi.

Polisi kini mendalami dugaan bahwa korban sempat didorong dari lantai dua saat pengeroyokan berlangsung. Informasi tersebut masih diperiksa melalui keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Petugas Polsek Grogol Petamburan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam insiden tersebut.

Rekaman kamera pengawas di area pasar juga tengah dianalisis untuk mengungkap kronologi pasti dan mengidentifikasi para pelaku.

Kasus ini menambah daftar panjang aksi kekerasan jalanan di Jakarta yang berujung hilangnya nyawa. Polisi memastikan penyelidikan masih terus dilakukan guna memburu pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban. (Kusuma/Mun)

TRENDING