JABODETABEK
Predator Anak Jaktim Babak Belur Mandi Darah Dihajar Warga
AKTUALITAS.ID – Modus usang iming-iming jajan kembali memakan korban, namun kali ini sang pelaku harus membayar kontan perbuatan biadabnya dengan nyaris meregang nyawa. Seorang pria paruh baya berinisial TA (43) babak belur hingga mandi darah usai diamuk massa lantaran nekat melecehkan dua bocah perempuan di kawasan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur.
Peristiwa mengerikan ini bermula pada Minggu (13/9/2026) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku melancarkan aksinya di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Panti Asuhan, Jatinegara. Sasarannya adalah dua anak di bawah umur, yakni HN (12) dan SP (12).
Dengan modus berpura-pura mengajak jajan, pelaku melancarkan aksi pelecehan seksual terhadap kedua korban di lokasi tersebut. Beruntung, kedua bocah malang itu berani bersuara.
“Terduga pelaku melakukan pelecehan terhadap korban, kemudian korban langsung menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya,” tegas Kasi Humas Polres Metro Jaktim, AKP I Made Budi, Rabu (16/9/2026).
Mendengar aduan tersebut, amarah keluarga dan warga sekitar tak terbendung. Puncaknya terjadi pada Selasa (15/9/2026) malam pukul 21.30 WIB. Pelaku TA digelandang oleh warga ke rumah Ketua RT setempat untuk dimintai pertanggungjawaban. Namun, emosi warga yang sudah memuncak membuat situasi tak terkendali.
Pengadilan jalanan pun terjadi. Pelaku menjadi bulan-bulanan warga yang muak dengan aksi bejatnya.
“Sesampainya di rumah Pak RT, terduga pelaku langsung diamuk massa oleh warga yang geram,” ungkap AKP I Made Budi.
Aksi main hakim sendiri tersebut baru berhenti setelah pihak kepolisian dari Polsek Jatinegara tiba di lokasi. Pelaku yang sudah dalam kondisi memprihatinkan—mengalami memar hebat, lecet di sekujur tubuh, hingga pendarahan—langsung dievakuasi.
Mengingat kondisi pelaku yang kritis akibat amukan warga, Satres PPA bersama Dokkes Polres Metro Jakarta Timur segera merujuk pelaku ke RS Polri Kramat Jati.
“Melihat kondisi terduga pelaku yang babak belur, petugas langsung membawanya ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut sebelum diproses hukum,” tutupnya.
Kini, selain harus menahan rasa sakit akibat amukan warga, TA bersiap menghadapi ancaman hukuman berat di balik jeruji besi atas tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. (Kusuma/Mun)
-
RIAU18/09/2026 07:30 WIBPolisi Amankan Anak 14 Tahun di Bengkalis
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
OASE18/09/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Memandang Yahudi & Kristen
-
JABODETABEK18/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Dibuka di 5 Lokasi!
-
JABODETABEK18/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jumat Jakarta Full Berawan Seharian
-
EKBIS18/09/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Tancap Gas Tinggalkan Zona Merah
-
NASIONAL18/09/2026 06:00 WIB10 Hari Tanpa Jejak, SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Selat Sunda
-
DUNIA18/09/2026 00:00 WIBTrump: Rencana Kanada Masuk UE Itu Konyol

















