NASIONAL
Prabowo Yakin Muslim di Indonesia Antiradikalisme
Munculnya anggapan islam radikal seharusnya menjadi tanggung jawab dari para pemimpin
AKTUALITAS.ID – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ikut mengomentari soal polemik munculnya laporan dari Badan Intelijen Negara (BIN) yang menyatakan ada puluhan masjid di lingkungan pemerintah yang telah terpapar radikalisme.
Menanggapi hal itu, Prabowo meyakini mayoritas umat Islam di Indonesia adalah muslim yang moderat. Hal itu disampaikannya karena dirinya merasa prihatin atas banyaknya ulama yang belakangan ini digolongkan dalam kelompok radikal.
“Saya yakin bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia adalah moderat dan mereka lelah sekali dikategorikan dalam politik yang radikal,” kata Prabowo di Singapura, Rabu (28/11/2018).
Prabowo pun berpendapat, munculnya anggapan-anggapan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab dari para pemimpin negaralah yang bertanggung jawab.
“Tapi sekali lagi, merupakan tanggung jawab seorang pemimpin untuk memimpin, pemimpin harus mengajar,” kata Prabowo di Singapura, Rabu (28/11/2018).
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku optimis melihat mayoritas pemuka agama di Indonesia yang mengecam radikalisme dan mengkampanyekan ajaran Islam yang damai dan membawa manfaat bagi seluruh alam.
“Saya sangat optimis karena saya melihat banyak pemuka agama di Indonesia yang mengecam radikalisme dalam bentuk apapun, dan ajaran Islam menekankan ini,” lanjutnya.
Pasalnya, ia berpendapat pemimpin punya andil besar dalam meredam radikalisme dalam bentuk apa pun di Indonesia.
Lanjutnya, kata dia, pemimpin juga wajib menyediakan lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda agar optimisme mereka terus tumbuh.
“Maka saya yakin bahwa pemimpin yang baik akan bisa meredakan segala bentuk radikalisme. Namun sekali lagi, apabila ada rasa kehilangan harapan, frustasi, pesimisme, jika tidak ada masa depan bagi anak muda, maka para demagog agama akan mempengaruhi mereka,” tegas Prabowo.
-
NASIONAL17/06/2026 14:00 WIBKonferensi Pers BEM Fakultas Bersatu Berujung Gelombang Bantahan
-
EKBIS17/06/2026 18:00 WIBMenkop Minta Mahasiswa Tak Pesimis terhadap Program Kopdes Merah Putih
-
JABODETABEK17/06/2026 18:30 WIBJakarta Gandeng Singapura, Fokus Investasi dan Transportasi Publik
-
NASIONAL17/06/2026 17:35 WIBPaparkan Green Policing di Dies Natalis STIK Polri, Kapolda Riau Sebut Polisi Penjaga Peradaban
-
POLITIK17/06/2026 13:00 WIBDPR Wanti-Wanti KPU soal E-Voting
-
NUSANTARA17/06/2026 13:00 WIBPolisi Bekuk 3 Penjual Organ Satwa Langka
-
NASIONAL17/06/2026 16:15 WIBKasus Kuota Haji Rp622 Miliar, Bendahara PBNU Diperiksa KPK
-
JABODETABEK17/06/2026 15:30 WIBPolisi Gagalkan Tawuran yang Diduga Akan Live di Instagram

















