NASIONAL
Penuhi Panggilan KPK, Hasto Kristiyanto Serahkan Surat ‘Sakti’ dan Janji Kooperatif
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait Harun Masiku.
Didampingi oleh tim penasihat hukumnya, Hasto hadir di Gedung KPK, Jakarta, pada Senin (13/1/2025), untuk memberikan keterangan terkait kasus yang sedang menjeratnya.
Dalam pernyataan singkat, Hasto menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. “Kami datang untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang taat hukum,” ungkap Hasto di hadapan wartawan.
Lebih lanjut, Hasto juga menyerahkan surat praperadilan kepada pimpinan KPK, yang menurutnya akan menjadi bagian dari upaya hukum yang dijalani. Dia menegaskan bahwa keputusan mengenai kelanjutan pemeriksaan akan sepenuhnya diserahkan kepada pimpinan KPK.
Hasto, yang dikenal sebagai sosok yang menghormati hukum, juga mengungkapkan bahwa dirinya terinspirasi oleh semangat perjuangan dan pengorbanan yang diajarkan oleh Presiden Pertama RI Soekarno (Bung Karno) serta Ibu Megawati Soekarnoputri. Dengan penuh tanggung jawab, Hasto menyatakan siap menjalani proses hukum dengan sebaik-baiknya.
Di akhir wawancaranya, Hasto mengimbau kepada seluruh simpatisan dan kader PDIP untuk tetap tenang dan mendukungnya dalam menghadapi proses hukum ini. “Kami mohon doa dari seluruh kader dan simpatisan agar tetap tenang dan mendukung kami,” pungkasnya. (Enal Kaisar)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
NUSANTARA19/09/2026 08:30 WIBDua Mahasiswi Jadi Korban Tabrak Lari di Toba
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi
-
NASIONAL19/09/2026 13:00 WIBMusa Rajekshah: Sekolah Rakyat Jangan Cuma Jadi Proyek
-
RAGAM19/09/2026 14:00 WIBBoven Digoel: Tempat Lahirnya Jaringan Kemerdekaan
-
POLITIK19/09/2026 10:00 WIBPrabowo: Demokrasi Bisa Dibajak Orang Berduit
-
POLITIK19/09/2026 11:00 WIBPrabowo Bicara Reshuffle, PAN Pilih Taat

















