NASIONAL
Gelar Pahlawan Soeharto, Ketua MPR Muzani: Tunggu Keputusan Presiden Prabowo
AKTUALITAS.ID – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, meminta publik untuk menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Muzani menegaskan, keputusan mengenai pemberian gelar pahlawan merupakan hak prerogatif Presiden, yang tentunya diambil dengan pertimbangan matang berdasarkan jasa dan kontribusi tokoh terhadap bangsa.
“Saya kira tunggu bagaimana keputusan Presiden untuk memberi gelar pahlawan nasional kepada tokoh yang dipilih,” ujar Muzani dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).
Ia mengatakan, Presiden Prabowo memiliki pandangan komprehensif terhadap figur-figur yang akan diberi gelar Pahlawan Nasional, termasuk Soeharto dan tokoh lain yang diusulkan.
Lebih lanjut, Muzani menilai bahwa usulan pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto tidak seharusnya lagi menjadi polemik. Ia mengingatkan bahwa MPR pada periode sebelumnya telah mencabut Ketetapan (TAP) MPR Nomor XI/MPR/1998, yang berkaitan dengan pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), di mana nama Soeharto sempat disebut secara eksplisit.
Dalam Pasal 4 TAP tersebut, disebutkan bahwa pemberantasan KKN dilakukan secara tegas terhadap siapa pun, termasuk mantan Presiden Soeharto, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan hak asasi manusia.
“MPR pada periode lalu sudah menyatakan yang bersangkutan clear, dalam arti telah menjalani proses sebagaimana ditetapkan dalam TAP MPR,” kata Muzani.
Menurut Muzani, keputusan akhir kini sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo, yang akan menilai berdasarkan rekam jejak pengabdian dan jasa para tokoh bagi bangsa dan negara. (Mun)
-
FOTO12/06/2026 17:40 WIBFOTO: Mendagri Tito Hadiri HUT DKPP ke-14
-
RIAU12/06/2026 18:47 WIBPolda Riau Bongkar Tiga Kasus Besar, Begal hingga Pencurian Mobil dalam Satu Operasi
-
NUSANTARA12/06/2026 18:15 WIBJadi Saksi Meringankan Pembeli Pertalite 25 Liter, Hinca: Riza Chalid yang Harus Kalian Tangkap
-
POLITIK12/06/2026 20:20 WIBPengamat: Ultimatum Reformasi Jilid 2 Tidak Relevan
-
JABODETABEK12/06/2026 18:00 WIBMassa Aksi Minta Stabilitas Harga dan Hentikan Pemborosan APBN
-
NASIONAL12/06/2026 19:00 WIBIKA 98 Desak Prabowo Dengarkan Tuntutan Mahasiswa
-
NASIONAL12/06/2026 17:00 WIB9 Saksi Kasus Korupsi CSR BI Kompak Mangkir dari Panggilan KPK
-
OTOTEK12/06/2026 17:28 WIB
Google Maps Ternyata Bisa Jadi Alat Pelacak Lokasi
















