NUSANTARA
Warga Kupang Dikejutkan Penemuan Jenazah Pria dengan Luka Menganga di Leher
AKTUALITAS.ID – Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas di kawasan hutan Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, pada Sabtu (8/3/2025). Jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka sayatan di leher yang nyaris memutuskan kepala korban, diduga akibat pembunuhan dengan benda tajam.
Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, membenarkan penemuan mayat tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang menunggu kedatangan tim identifikasi dari Polresta Kupang Kota untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Iya benar. Kami baru menerima laporan dan sedang menuju TKP,” ujar AKP Albertus Mabel.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, jenazah pria tersebut terlihat mengenakan celana biru tanpa alas kaki. Luka di leher yang sangat parah menunjukkan kekerasan yang cukup brutal, menambah kengerian dari penemuan tersebut.
Meski begitu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik kejadian ini. “Terkait motif, kami masih berkoordinasi dengan tim identifikasi dari Polresta Kupang Kota untuk olah TKP,” tambah AKP Albertus Mabel.
Polisi terus berupaya mengidentifikasi korban dan menggali informasi lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku di balik peristiwa tragis ini. (Mun/ Yan Kusuma)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
RAGAM19/09/2026 14:00 WIBBoven Digoel: Tempat Lahirnya Jaringan Kemerdekaan
-
NASIONAL19/09/2026 13:00 WIBMusa Rajekshah: Sekolah Rakyat Jangan Cuma Jadi Proyek
-
DUNIA19/09/2026 15:00 WIBKapal Raksasa China Tabrak Kapal Milik Filipina di Laut China Selatan
-
POLITIK19/09/2026 16:00 WIBPSI: Tak Gentar Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen
-
NUSANTARA19/09/2026 23:00 WIBBelum Sempat Isi Solar, Sopir Truk Meninggal
-
NASIONAL19/09/2026 19:00 WIBPigai: Jangan Biarkan Konflik Papua Berubah Jadi Konflik Horizontal
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan

















