NUSANTARA
Puluhan Guru dan Murid Tumbang Usai Santap MBG di Sebulu
AKTUALITAS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan murid dan seorang guru di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan yang didistribusikan pada Senin (3/8/2026).
Sedikitnya sekitar 30 orang dilaporkan mengalami keluhan seperti mual, muntah, pusing, dan sakit kepala, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.
Dugaan awal mengarah pada makanan dalam program MBG yang dibagikan ke sejumlah lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi sementara, salah satu menu yang diduga menjadi penyebab adalah pentol yang disebut memiliki rasa dan aroma tidak seperti biasanya. Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Camat Sebulu Edy Fahruddin membenarkan adanya laporan dugaan keracunan yang menimpa murid dan guru usai menyantap makanan program MBG.
“Informasi awal ada di SD Negeri 003 Sebulu, tapi datanya masih kami kumpulkan. Kalau sudah lengkap nanti saya sampaikan,” ujar Edy.
Menurutnya, jumlah warga sekolah yang mengalami keluhan terus didata karena proses pendataan masih berlangsung.
Korban didominasi siswa, namun seorang guru juga mengalami gejala serupa setelah mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada para murid.
“Iya, ada guru juga. Sebelum makanan dibagikan ke murid, guru tersebut sempat mencicipi terlebih dahulu. Setelah itu dia juga mengalami keluhan,” katanya.
Informasi awal yang diterima pemerintah kecamatan menyebutkan sebagian anak mengeluhkan rasa makanan yang tidak biasa.
“Informasi dari anak-anak, rasanya memang seperti masam. Yang kami dengar, pentolnya diduga sudah basi. Tapi ini masih informasi awal dan tentunya perlu pengecekan lebih lanjut,” jelas Edy.
Makanan tersebut mulai didistribusikan sekitar pukul 09.00 WITA. Tidak lama setelah dikonsumsi, sejumlah murid mulai merasakan gejala dan langsung dibawa ke puskesmas. Sebagian lainnya datang bersama orang tua setelah mengalami keluhan di rumah.
Pihak kecamatan bersama puskesmas masih berkoordinasi untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kutai Kartanegara. Organisasi tersebut meminta Badan Gizi Nasional (BGN) Cabang Kalimantan Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.
Sekretaris PC PMII Kutai Kartanegara, Akhmad Fikri Zakaria, menegaskan bahwa dukungan terhadap program MBG harus dibarengi dengan jaminan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
“Kami mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis karena niat mulianya untuk masyarakat. Namun, keselamatan peserta didik dan ibu-anak tetap harus menjadi prioritas di atas segalanya. Peristiwa ini tidak boleh dianggap angin lalu. Kami mendorong Badan Gizi Nasional Cabang Kalimantan Timur untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG),” ujar Fikri.
PMII juga mengusulkan sejumlah langkah, antara lain audit rantai pasok, evaluasi proses pengolahan dan distribusi makanan, penerapan SOP keamanan pangan yang lebih ketat, serta pengawasan yang melibatkan sekolah, orang tua, dan dinas kesehatan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Belum ada hasil pemeriksaan laboratorium yang menyimpulkan penyebab keluhan para murid dan guru. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan korban serta penelusuran terhadap makanan yang diduga menjadi sumber masalah. (Kusuma/Mun)
-
FOTO03/08/2026 23:59 WIBFOTO: Suasana Pameran Foto Warna-warni Parlemen 2026
-
DUNIA03/08/2026 21:00 WIBIran Hukum Mati 2 Terdakwa Spionase untuk Israel
-
JABODETABEK04/08/2026 07:30 WIBPolda Metro Bekuk Penyebar Hoaks Demo Jelang 17 Agustus
-
NUSANTARA03/08/2026 22:00 WIBStatus Siaga, Semeru Lima Kali Meletus Sejak Dini Hari
-
NASIONAL04/08/2026 06:00 WIBIwan Sumule Ajak Semua Elemen Bangsa Kawal Kebijakan Prabowo
-
NUSANTARA03/08/2026 23:00 WIBBMKG: El Nino Kategori Kuat Berpotensi Keringkan Sangihe
-
POLITIK04/08/2026 07:00 WIBPanas! 48 Tim Lolos Bawa Isu Penguatan Bawaslu di Debat Pemilu 2026
-
Berita04/08/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Hujan Ringan Saat Malam di Jakarta Selatan dan Timur

















