Connect with us

NUSANTARA

Kualitas Udara Memburuk, Siswa Kabupaten Banjar Siap-Siap Banting Setir ke PJJ

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ancaman racun kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin menghantui wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Merespons pemburukan kualitas udara yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Kabupaten Banjar bersiap menarik siswa dari sekolah dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Langkah darurat ini disiapkan untuk melindungi ribuan peserta didik dan tenaga pendidik dari bahaya paparan asap pekat yang mengancam kesehatan pernapasan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, menegaskan bahwa keselamatan anak-anak menjadi harga mati. Pihaknya kini bergerak cepat menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk terus memantau kondisi udara di wilayah masing-masing.

“Keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi perhatian utama. Kami terus memantau kondisi sekolah-sekolah dan menyiapkan langkah alternatif apabila situasi kabut asap semakin memburuk,” tegas Liana Penny di Martapura, Sabtu (29/8/2026).

BACA JUGA  Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Berbeda dari kebijakan pandemi, skema PJJ kali ini akan diterapkan secara fleksibel dan proporsional. Sekolah yang berada di zona merah kabut asap diberikan wewenang penuh untuk langsung mengalihkan sistem tatap muka ke pembelajaran daring tanpa harus menunggu keputusan seragam se-kabupaten.

Disdik Banjar juga meminta pihak sekolah memperketat komunikasi dengan para orang tua murid serta memantau anak didik yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.

Di saat bersamaan, Pemkab Banjar terus berpacu dengan waktu memadamkan titik api karhutla dan mengimbau masyarakat luas untuk mengenakan masker serta membatasi aktivitas di luar rumah. (Irawan/Mun)

TRENDING