Connect with us

OTOTEK

Satu Kode OTP Bisa Jadi Pintu Masuk Pembajak WhatsApp

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ancaman pembajakan dan penyadapan WhatsApp dari jarak jauh kini semakin mengerikan dan mengintai privasi serta finansial pengguna. Ketika akun WhatsApp berhasil dikuasai peretas, pelaku tidak hanya leluasa mengintip pesan pribadi, tetapi juga berpotensi besar menguras saldo rekening bank korban.

Tingkat bahaya ini melonjak karena WhatsApp kerap dijadikan saluran penerimaan kode rahasia One-Time Password (OTP) untuk berbagai transaksi krusial, mulai dari e-commerce hingga perbankan. Para pelaku kejahatan siber menggunakan berbagai modus licik, mulai dari penyebaran malware, penyalahgunaan WhatsApp Web, hingga pemasangan aplikasi pihak ketiga.

Agar tidak menjadi korban, pengguna wajib mengenali tanda-tanda akun WhatsApp yang sedang disadap:

Menerima Kode OTP Tanpa Permintaan: Jika tiba-tiba ada SMS kode 6 digit untuk login padahal Anda tidak sedang memindahkan akun, dipastikan ada pihak lain yang mencoba meretas.

Tiba-Tiba Log Out: Aplikasi mendadak keluar dengan sendirinya, menandakan perangkat lain telah berhasil masuk dan mengambil alih akun Anda.

Pesan Terbaca Sendiri: Ada pesan masuk yang sudah bercentang biru padahal Anda belum sempat membukanya.

Mengirim Pesan Misterius: Terdapat pesan keluar ke kontak tertentu yang sama sekali tidak pernah Anda ketik.

Status dan Panggilan Asing: Muncul pembaruan status atau riwayat panggilan telepon yang tidak pernah Anda lakukan.

Jika Anda mendapati tanda-tanda mencurigakan tersebut, segera lakukan 5 langkah penyelamatan dan pencegahan berikut ini:

Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification): Buka menu tiga titik > Settings > Account > Two-step verification > Enable. Masukkan 6 digit PIN rahasia dan email pemulihan agar peretas tidak bisa sembarangan masuk.

Lakukan Log In Ulang: Segera uninstall dan unduh kembali aplikasi WhatsApp. Masuk menggunakan nomor telepon Anda dan masukkan kode OTP via SMS untuk merebut kembali akses dari perangkat peretas.

Rutin Cek Perangkat Tertaut (Linked Devices): Buka menu tiga titik dan pilih Linked Devices. Jika ada perangkat asing atau mencurigakan yang terhubung, segera klik Log Out.

Kunci Aplikasi WhatsApp: Manfaatkan fitur keamanan biometrik seperti sidik jari atau wajah. Masuk ke Settings > Privacy > App Lock.

Laporkan ke Pihak WhatsApp: Jika akun telanjur dikuasai dan tidak bisa direbut, segera kirim email ke support@whatsapp.com dengan subjek “Lost/stolen: Please deactivate my account”. Cantumkan nomor telepon dengan kode negara (contoh: +62812xxx) dan kronologi singkat. Akun bisa diaktifkan kembali dalam batas waktu 30 hari. (Irawan/Mun)

    Continue Reading

    TRENDING