Connect with us

POLITIK

Wakapolri Imbau Seluruh Anggotanya Netral Jelang Pemilu

AKTUALITAS.ID – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Ari Dono Sukmanto meminta kepada seluruh anggotanya agar tidak berkepentingan politis selama kontestasi Pilpres dan Pileg 17 April mendatang. Pernyataan tersebut dimaksudkan agar Kepolisian bisa bersatu bersikap adil dalam penegakan hukum di Indonesia. “Ya memang fenomenanya seperti ini kita bangsa Indonesia sedang diserang dengan fenomena […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Ari Dono Sukmanto meminta kepada seluruh anggotanya agar tidak berkepentingan politis selama kontestasi Pilpres dan Pileg 17 April mendatang.

Pernyataan tersebut dimaksudkan agar Kepolisian bisa bersatu bersikap adil dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Ya memang fenomenanya seperti ini kita bangsa Indonesia sedang diserang dengan fenomena seperti ini. Kami berharap Polri harus ambil sikap bersatu padu mempunyai keinginan untuk kita damai,” katanya, usai menghadiri Dialog Interaktif Nasional dan Deklarasi tentang pemilu damai tanpa hoaks, ujaran kebencian dan isu sara, Sabtu, (2/3/2019).

Sejauh ini, Ari Dono menilai pihaknya terus melakukan upaya pemberantasan berita hoaks dan pencegahan dengan mengawal berjalannya penegakkan hukum. Meskipun diakui, belum sepenuhnya berhasil atasi isu hoaks yang ada di tengah masyarakat.

“Meskipun berita (hoaks) itu ada penegakkan hukum, tetap dilaksanakan pencegahan juga harus dilaksanakan salah satunya adl ini tadi kedamaian-kedamaiaan kita mengajak semua. Semburan kedamaian semburan kebaikkan itu yg harus kita terus laksanakan,” ujar Ari Dono.

Dalam hal pengawalan politik praktis di Indonesia, Ari Dono mengaku selalu membina komunikasi dengan TNI sebagai mitra pengawalan Indonesia jelang pilpres 2019. Dia juga memastikan baik Polri dan TNI tidak terlibat dalam upaya politik praktis.

“Sudah pasti, TNI-Polri harus netral kita. Kalau enggak netral, nanti orang enggak percaya sama kita. Bagaimana kita akan menyesaikan persoalan-persoalan ketika kita tidak dipercaya sama publik,” imbuhnya.

TRENDING