POLITIK
Megawati Tegaskan Pemilu Bukan untuk Membeli Kekuasaan
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pandangannya terkait rencana revisi Undang-Undang Pemilu yang sedang digodok. Dalam pidatonya di acara Trisakti Tourism Award di Jakarta, Kamis (8/5/2025), Megawati menyatakan dirinya belum mengetahui secara detail mengenai perubahan tersebut.
Namun, yang menjadi penegasan penting adalah pernyataannya pemilu seharusnya bukan digunakan sebagai alat untuk membeli kekuasaan. Megawati menegaskan, saat ini banyak orang yang berpikir pemilu hanya untuk mencari kekuasaan semata, dan ia mengingatkan niat utama dari penyelenggaraan pemilu adalah demi kebaikan negara dan rakyat.
Sementara itu, terkait proses penyusunan RUU Pemilu, Ketua Baleg DPR Bob Hasan memastikan tidak ada tarik-menarik antara Baleg dan Komisi II DPR. Ia menyebutkan saat ini RUU Pemilu sedang dalam tahap penyusunan dan belum ada jadwal pasti pembahasannya. Bob menambahkan, DPR memiliki waktu dua tahun hingga 2026 untuk menyelesaikan pembahasan RUU tersebut, dan proses pembahasan bisa dilakukan lebih cepat tergantung momentum dan situasi politik.
Pernyataan ini menunjukkan meskipun ada rencana revisi, DPR dan pemerintah tetap menekankan pentingnya menjaga niat baik dan prinsip demokrasi dalam penyelenggaraan pemilu. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan turut serta mengawal proses reformasi pemilu agar berjalan sesuai dengan cita-cita bangsa. (Ari Wibowo/Mun)
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
OASE16/07/2026 05:00 WIBAl Quran Bicara Buah sebagai Karunia Allah

















