POLITIK
Pertimbangkan Efisiensi, Baleg DPR Buka Peluang Pemilu Eksekutif dan Legislatif Digelar Terpisah
AKTUALITAS.ID – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Firman Soebagyo, mengungkapkan kemungkinan pemilu eksekutif dan legislatif digelar secara terpisah dalam Pemilu mendatang. Menurutnya, skema pemisahan waktu pelaksanaan kedua pemilu tersebut tengah dikaji oleh Baleg sebagai bagian dari upaya reformasi sistem pemilu.
“Tapi kemungkinan bisa juga nanti kita coba bahas, kita kaji pemilu bisa dikondisikan dua kali, yaitu pemilu legislatif lebih dulu, kemudian nanti pemilu eksekutif,” ujar Firman kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Ia menilai, pemisahan pemilu ini berpotensi menurunkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) maupun ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), mengingat hasil pemilu legislatif akan lebih dahulu diketahui dan bisa dijadikan dasar penghitungan ambang batas pencalonan.
“Kenapa legislatif dulu? Karena nanti untuk menurunkan parliamentary threshold dan presidential threshold itu dasarnya dari hasil pemilu yang sudah dilaksanakan,” jelasnya.
Firman juga menyinggung saat ini seluruh partai politik sedang serius melakukan kajian menyeluruh terkait format pemilu pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memengaruhi banyak aspek penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, Baleg juga membuka ruang diskusi terhadap wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) oleh DPRD, bukan lagi secara langsung oleh rakyat. Menurutnya, kedua sistem tersebut tetap sah secara demokratis, mengingat DPRD merupakan representasi rakyat di daerah.
“Apakah pemilu dipilih langsung oleh rakyat? Atau melalui DPRD? Itu sama-sama demokratis. Karena DPR adalah representasi perwakilan rakyat. Ini juga akan dipertimbangkan dalam kajian,” ujarnya.
Wacana-wacana tersebut, lanjut Firman, bertujuan untuk memperbaiki efektivitas sistem demokrasi, termasuk memangkas biaya politik yang tinggi dan memperkuat kualitas representasi rakyat di lembaga-lembaga negara. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL23/06/2026 08:30 WIBKetua BEM FH UBK Ngaku Terima Rp 20 Juta dari Oknum Polisi Jelang Demo
-
POLITIK23/06/2026 16:15 WIBRoy Suryo dan Dokter Tifa Dapat Penagguhan, Analis Sebut Jokowi Tertekan
-
NASIONAL23/06/2026 17:16 WIBIstana akan Telusuri Dugaan Mahasiswa UBK Terima Uang Usai Demo dan Audiensi dengan Wapres
-
POLITIK23/06/2026 11:00 WIBAHY Wacana Prabowo Gibran 2 Periode Masih Terlalu Dini
-
POLITIK23/06/2026 17:01 WIBDjarot: Jokowi Itu Siapkan Gibran Jadi Presiden Ketimbang Dukung Dua Periode Prabowo
-
DUNIA23/06/2026 12:00 WIBAS Siapkan Rudal Tomahawk di Jepang
-
RAGAM23/06/2026 14:30 WIBBakar Sampah Bisa Didenda Rp5 Miliar
-
NASIONAL23/06/2026 17:30 WIBUU Polri Baru Resmi Berlaku, Polri Siapkan Aturan Turunan

















