POLITIK
PKB Nilai Wacana 2 Periode Bisa Ganggu Pemerintahan
AKTUALITAS.ID – Wacana mengenai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjabat dua periode mulai bergulir di ruang publik. Namun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai pembahasan tersebut terlalu dini dan justru berpotensi mengganggu fokus pemerintahan yang baru berjalan.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menegaskan, prioritas utama seluruh partai koalisi saat ini adalah memastikan pemerintahan Prabowo mampu memenuhi janji-janji politik dan menjawab harapan masyarakat, bukan membicarakan kontestasi politik lima tahun mendatang.
“Fokus kita adalah menyukseskan Pak Prabowo. Kalau sejak sekarang sudah bicara dua periode, justru bisa menimbulkan hambatan di pendapat publik. Masyarakat saat ini ingin melihat program pemerintah berjalan dan target-targetnya tercapai. Karena itu, menurut saya wacana dua periode masih sangat prematur,” ujar Jazilul kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Menurut Jazilul, mengangkat isu periode kedua pada awal pemerintahan berisiko mengaburkan konsentrasi kabinet dalam menjalankan program-program prioritas. Ia menilai publik lebih membutuhkan bukti nyata berupa peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan realisasi janji kampanye dibanding perdebatan politik yang belum mendesak.
“Enggak ada angin, enggak ada hujan, tiba-tiba bicara dua periode. Yang paling penting sekarang adalah pemerintah menuntaskan program kerja, memenuhi janji kampanye, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ekonomi nasional,” tegasnya.
Pernyataan Jazilul menjadi respons atas pernyataan Ketua DPP PSI Bestari Barus, yang sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar kader PSI mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.
Menurut Bestari, Jokowi juga meminta seluruh pendukung menjaga soliditas dan keharmonisan politik agar pemerintahan Prabowo-Gibran dapat bekerja secara optimal.
Meski demikian, PKB menegaskan bahwa pembahasan mengenai peluang dua periode belum menjadi kebutuhan politik saat ini. Bagi partai tersebut, keberhasilan pemerintahan akan ditentukan oleh capaian nyata di bidang ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan pelaksanaan program prioritas, bukan oleh wacana yang dinilai terlalu dini.
Sikap PKB memperlihatkan adanya dorongan agar energi pemerintah dan koalisi tetap diarahkan pada penyelesaian berbagai agenda strategis nasional. Di tengah tingginya ekspektasi masyarakat, hasil kerja dinilai akan menjadi ukuran utama keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran sebelum wacana politik jangka panjang kembali mengemuka. (Bowo/Mun)
-
RAGAM22/06/2026 15:30 WIBAlasan Mawar Merah Jadi Identitas Gerakan Sosialis
-
NASIONAL22/06/2026 09:00 WIBSaid Desak Pemerintah Ringankan Cukai Rokok Kecil
-
NASIONAL22/06/2026 10:00 WIBDPR Setuju Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
RAGAM22/06/2026 18:30 WIBIni 5 Rekomendasi Sepatu Nike Terjangkau untuk Lari
-
DUNIA22/06/2026 09:45 WIBAncaman Trump Picu Iran Walk Out
-
POLITIK22/06/2026 18:00 WIBMeski Gaet Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Jadi Partai Gurem
-
FOTO22/06/2026 20:05 WIBFOTO: Pemusnahan Pakaian Bermerk Palsu Senilai Hampir Rp. 1 Miliar
-
WARGANET22/06/2026 13:30 WIB760 Ribu Manusia Resmi Jadi “Pelayan” Kontrak AI

















