Connect with us

POLITIK

Tanpa Ampun! Gerindra Pecat Kader Pesta Narkoba

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Langkah tegas tanpa pandang bulu ditunjukkan Partai Gerindra. Tak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku penyalahgunaan narkotika, tiga anggota DPRD di Jawa Timur (Jatim) yang terjerat kasus barang haram tersebut resmi ditendang dari keanggotaan partai dan jabatannya.

Keputusan drastis ini diambil melalui Mahkamah Partai Gerindra yang telah menggelar sidang sejak 8 Oktober 2026.

“Kami perlu tegaskan bahwa Mahkamah Partai telah memutuskan mereka dipecat sebagai anggota DPRD Gerindra,” tegas Ketua Majelis Kehormatan Gerindra, Habiburokhman, Selasa (3/11/2026).

Habiburokhman memastikan Gerindra bergerak cepat begitu kabar keterlibatan kadernya menyeruak. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi kader yang mencoreng nama partai.

“Aturan ditegakkan, siapa pun yang melakukan kesalahan dijatuhi hukuman,” ujarrnya.

BACA JUGA  Halal Bi Halal Keliling Kampung , Duo Legislatif Gerindra Bagikan Bantuan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga

Namun, skandal ini tak berhenti pada pemecatan kader. Kasus ini berbuntut panjang hingga mengguncang internal kepolisian. Sebanyak tujuh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang menangkap ketiga legislator tersebut mendadak dimutasi dan kini diperiksa intensif oleh Bid Propam Polda Jatim.

Penanganan kasus ini diwarnai isu miring terkait dugaan pemerasan oleh oknum kepolisian terhadap pihak yang ditangkap. Menanggapi mutasi mendadak para penyidik tersebut, Habiburokhman membantah keras adanya intervensi atau kompromi dari pihak partai.

“Tidak pernah ada komunikasi apa pun, apalagi intervensi antara kami dengan Polrestabes Surabaya terkait masalah ini. Baik Gerindra maupun Polrestabes Surabaya sama-sama melakukan penindakan kepada anggota yang melakukan pelanggaran,” jelasnya.

BACA JUGA  Ahmad Muzani: Gerindra Akan Berjuang Wujudkan Prabowo Presiden Dua Periode

Secara terpisah, Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan membenarkan pemeriksaan terhadap tujuh anggotanya atas dugaan pelanggaran prosedur operasional standar (SOP).

“Terkait mutasi terhadap tujuh anggota Satresnarkoba, hal tersebut karena dugaan pelanggaran SOP dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif oleh Bid Propam Polda Jatim,” ujar Luthfie.. (Firman/Mun)

TRENDING